Semester I, Avanza Masih Jadi Tulang Punggung Toyota

Semester I, Avanza Masih Jadi Tulang Punggung Toyota
New Toyota Avanza - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Penjualan mobil Toyota di Indonesia yang dijajakan PT Toyota Astra Motor (TAM) sepanjang semester pertama atau di rentang waktu Januari-Juni lalu tercatat sebanyak 162.200-an unit (wholesales) dan 172.200-an unit (ritel).Toyota Avanza masih menjadi penyumbang pejualan terbanyak.

Seperti diungkapkan Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, Rabu (3/7/2019), di kurun waktu enam bulan pertama itu penjualan ke diler (wholesales) Avanza mencapai 39.700 unit. “Sedangkan penjualan ke konsumen atau ritel di periode tersebut sebanyak 37.300 unit,” kata dia.

Selain Avanza, Low SUV Toyota Rush juga memberi kontribusi kepada volume penjualan Toyota Indonesia. Sepanjang Januari-Juni, Rush terjual ke diler sebanyak 29.300 unit, dan ke konsumen atau ritel sebanyak 28.500 unit.

Sementara, MPV medium Toyota Innova menjadi penyumbang penjualan terbesar ketiga dengan total wholesales 26.700-an unit, dan ritel 25.700-an unit. “Sepanjang buan Juni saja, wholesales Innova sebanyak 3.600-an unit, dan ritel 3.400-an unit,” kata Soerjo.

Toyota Kijang Innova – dok.Motoris

Adapun penyumbang penjualan terbanyak keempat adalah, LCGC Toyota Calya. Penjualan ke diler mobil ini di rentang waktu Januari-Juni, tercatat sebanyak 21.800-an unit. Sedangkan penjualan ke konsumen 26.700-an unit.

Hanya memang, dilihat perkembangan dari bulan ke bulan, wholesales – Avanza, Rush, Innova, dan Calya – sepanjang Juni lebih kecil alias menciut dibanding Mei. Begitu pun dengan penjualan ritel atau langsung ke konsumen.

Jika pada Mei, wholesales sebanyak 29.100-an unit, di Juni hanya 18.500 unit. Sedangkan penjualan ritel pada Mei sebanyak 31.800-an unit, di bulan Juni hanya 22.100-an unit.

Calya, LCGC tujuh penumpang atau MPV segmen entry level – dok.Motoris

“Karena pada Mei, itu banyak orang yang meniapkan mobil untuk lebaran. Sehingga, distribusi ke pabrik juga lebih besar sebagai persiapan. Begitu juga dengan pembelian oleh konsumen, di Mei lebih besar karena pada saat itulah penyiapan mobil untuk lebaran banyak dilakukan,” terang Soerjo. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This