Pedagang Mobkas Tak Silau dengan Lelang Mobkas Online

Pedagang Mobkas Tak Silau dengan Lelang Mobkas Online
Ilustrasi, deretan mobil bekas yang dijual di Bursa Mobil Bekas Mangga Dua Square, Jakarta - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kendati saat ini banyak perusahaan taksi maupun perusahaan lain yang menyuguhkan balai lelang mobil bekas (Mobkas) amun tak berarti para pedagang mobil bekas yang membuka showroom ciut nyali. Bagi mereka, dalam beriklan bisa saja mengikuti perkembangan zaman dengan melalui internet, naun untuk transaksi, proses tatap muka tetap disukai pembeli.

“Ya namanya sudah menjadi keharusan zaman. Sekarang zamannya, zaman internet, ya kita ikuti. Soal iklan, kita juga pakai situs jual beli, pakai di situs lainnya. Tetapi, yang namanya jual beli. Orang Indonesia itu lebih sreg kalau ketemu langsung,” tutur Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Pernyataan setupa diungkapkan pemilik showroom mobkas Bintang Karomo, Ciledug, Tangerang. Menurutnya, masyarakat sendiri juga sudah tahu jika ingin mencari mobkas yang diinginkan berselancar di internet.

“Jadi jangankan showroom, penjualan individu atau pemilik langsung mobil saja juga pakai internet untuk mengiklankan barangnya. Apalagi kita, juga pakai iklan di internet. Kalau enggak bisa lewat (tergilas) kita, karena ini memang zamannya,” kata Maman saat dihubungi, Senin (8/7/2019).

Ilustrasi, mobil mewah bekas di Bursa Otomotif Mangga Dua Square Jakarta – dok.Motoris

Seperi halnya Herjanto, dia masih meyakini traskasi secara tatap muka langsung masih disukai calon pembeli. Seba, hal itu sesuai dengan budaya masyarakat. “Masyarakat kita suka suka tawar menawar dalam transaksi. Beli apapun, jangan beli mobil. Beli sayuran aja tawar menawar. Karena di situlah ada seninya, ada kepuasannya,” terang Maman, yang juga diamini Herjanto.

Terlebih, balai lelang online lebih menyasar konsumen korporat atau fleet. Meski, lanjut Herjanto, tak jarang pembeli di bursa mobil bekas juga banyak yang dari perusahaan, meski dengan unit yang tak sebanyak di balai lelang.

Hal senada diungkapkan Maman Firmansyah. Dia bahkan tetap optimis bisnis mobkas di showroom masih akan tetap berjalan dan tak akan punah, karena memiliki pangsa pasar tersendiri. “Terutama pasar ritel mobkas. Karena faktor kebiasaan, budaya, dan segmn pasar yang beda itu, tentu keberadaan showroom off-line masih akan tetap eksis. Meskipun strateginya uga ngikutin zaman dengan menggunakan iklan online,” papar dia.

Ilustrasi mobil bekas yang dijual – dok.Kompas.com

Sebelumnya, PT Blue Bird Tbk meresmikan bisnis lelang mobil bekas dengan menggandeng Mitsubishi UFG dan Takari, PT Balai Lelang Caready, kini muncul sejumlah situas lelang online. Salah satunya, Caroline.id. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS