Dua Pabrikan Mobil Listrik Cina Siap Pindah ke Indonesia

Dua Pabrikan Mobil Listrik Cina Siap Pindah ke Indonesia
Salah satu varian SUV listrik buatan JAC - dok.Pakwheels.com

Jakarta, Motoris – Dua pabrikan kendaraan berenaga listrik asal Cina yakni BYD Automobile Co. Ltd dan Jianghuai Automobile Co. Ltd (JAC Motors) dikabarkan berniat merelokasi pabriknya ke Indonesia. Hal itu didasari pertimbangan untuk menghindari aksi perang dagang antara Cina dengan Amerika Serikat yang membuat produksi dan harga produk mereka terpengaruh.

Kabar tersebut terungkap dari pernyataan Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Maritim, Ridwan Djamaluddin, di Jakarta, Rabu (10/7/2019). Hanya, Ridwan mengaku belum tahu persis berapa nilai investasi yang bakal digelontorkan keduanya untuk merelokasi pabrik tersebut.

“Itu (investasi) belum tahu. Karena mereka memang belum menyebutkan angka (investasi), tetapi sudah menyampaikan minat. (Mereka) masih akan memastikan syarat-syarat investasi, kemudian juga payung hukum (Perpres Kendaraan Listrik). Saat ini (proses penerbitan) Perpres tengah berjalan,” ungkap Ridwan.

BYD e6, salah satu mobil listrik pertama di pasar domestik China, meluncur pada 2012. – insideevs.com

Selain itu, kedua pabrikan itu juga masih mempelajari lokasi pabrik yang tepat bagi mereka. Ada beberapa kemungkinan lokasi yang mereka pilih. Selain Jawa Barat, juga ada di Sulawesi, dimana pabrik baterai listrik dibangun.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. dalam keterangan resmi, Jumat (10/5/2019), menyebut BYD Automobile yang berdiri sejak tahun 2003 itu akan berkonsentrasi menggarap segmen pasar mobil listrik di Indonesia. Bahkan, pabrikan itu sejak beberapa waktu lalu telah bekerjasama dengan perusahaan operator taksi Blue Bird dalam penyediaan armada bersumber tenaga dari listrik.

Setidaknya, 25 mobil listrik BYD diujicoba sebagai armada taksi perusahaan tersebut.“Jika mereka sudah melakukan prototyping dan proyek percontohan, itu berarti mereka berkomitmen untuk investasi lebih lanjut,” tutur Airlangga.

Bus listrik buatan BYD Automobile – dok.Istimewa

Sementara itu, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, mengaku belum tahu soal rencana relokasi pabrik BYD dan JAC ke Indonesia.

“Tetapi baguslah kalau ada investasi masuk. Industri kita akan berkembang, ekonomi tumbuh, dan keutuhan masyarakat (terhadap kendaraan) juga akan semakin terpenuhi,” kata dia saat dihubungi, Kamis (11/7/2019). (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This