Pabrik Segera Berdiri, KTM Indonesia Janji “Ngebut” Produksi

Pabrik Segera Berdiri, KTM Indonesia Janji “Ngebut” Produksi
Ilustrasi, gadis usher booth KTM di IMOS 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Penta Jaya Laju (PJL) Motor yang merupakan Agen Pemegang Merek (APM) KTM di Indonesia mengaku izin pendirian dan pengoperasian pabrik perakitan di Gresik Jawa Timur sudah mendekati tital final. Dengan merakit di dalam negeri, Penta Jaya berjanji proses pengiriman unit pesanan konsumen bakal lebih cepat dilakukan.

“Kalau pabrik sudah berdiri, kami bisa speed up (mempercepat) proses. Sehingga mulai dari dokumentasi setelah unit dipesan sampai pengiriman bisa lebih cepat. Jadi tidak ada form A. Jadi cost juga akan lebih efektif. Sehingga, konsumen pun juga lebih nyaman,” tutur Presiden Direktur PJL Motor, Kristianto Goenadi, saat ditemui, di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Menurut Kristianto, dari hitung-hitungan pihaknya, proses produksi unit bisa dimulai pada Oktober nanti. Kapasitas produksi pabrik mencapai 100-150 unit saban harinya. Meski, kapasitas yang dipakai akan disesuaikan dengan kebutuhan yakni banyaknya penjualan yang dibukukan.

Model yang kemungkinan besar bakal diproduksi pertama adalah, model Duke Series dan RC Series dengan kubikasi mesin di bawah 400 cc. Maklum, model-model ini memang tengah “hot” di pasar Indonesia.

Ilustrasi, KTM 390 ADV – dok.Istimewa

Hanya memang, PJL Motor tak menjamin dengan perakitan yang dilakukan di dalam negeri itu, harga pun akan dengan serta merta berkurang. Pasalnya, proses produksi lokal telah menghitung biaya-biaya secara optimal, bahkan sudah “ditekan” sedemikian rupa.

Sisi lain, APM KTM ini juga tak menginginkan spesfikasi, fitur, serta kualitas pengerjaan tidak menurun atau berbeda dengan yang dipasarkan di negara-negara lain. KTM, kata Kristianto, merupakan produk global, standar global, sehingga pihaknya ingin menjaga standar tersebut.

“Sebab, konsumen membeli karena ingin seperti yang ada di negara-negara lain, berstandar kulaitas global juga. Karenanya, kami tidak ingin mengorbankan itu, meskipun cost sudah kita tekan. Yang pasti, dengan produsi perakitan di sini, pembeli akan terlayani dengan baik saat memesan,” papar Kristianto. (Fer/Ara)

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This