Menkeu Janji Aturan Mobil Listrik Keluar Pekan Ini

Menkeu Janji Aturan Mobil Listrik Keluar Pekan Ini
Ilustrasi, mobil listrik Wuling, E100 diperkenalkan di GIIAS 2018 - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan aturan mobil listrik dan struktur pajak baru industri mobil keluar pekan ini. Mobil listrik diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, sedangkan pajak dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang PPnBM Kendaraan Bermotor.

Menkeu mengatakan, pemerintah terus-menerus berkomunikasi dengan pelaku industri terkait dua aturan itu. “Presiden Joko Widodo pada pekan ini akan meneken dan merilis dua kebijakan yang sangat penting bagi industri otomotif,” ujar dia di Gaikindo International Automotive Conference (GIAC) di ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/7).

Menurut Menkeu, PP mobil listrik akan mengatur pajak, klasifikasi, dan emisi, mengatur percepatan kendaraan listrik untuk transportasi. Melalui Perpres itu, pemerintah berharap Indonesia menjadi negara yang bersih dari polusi emisi kendaraan bermotor.

Ilustrasi, seorang pengunjung GIIAS 2019 melihat detil sebuah mobil listrik di booth DFSK – dok.Motoris

Sri Mulyani mengatakan, bila industri kendaraan listrik berbasis listrik dimulai, industri penunjangnya juga akan berubah. Untuk mencapai tahap pengembangan mobil listrik berbasis listrik, pemerintah memberikan beberapa insentif.

Kegiatan impor kendaraan listrik misalnya – diberikan dalam jangka waktu tertentu – tax holiday bagi integrasi kendaraan listrik dengan baterai. Kemudian, tax allowance bagi industri suku cadang. Atau, bea masuk ditanggung pemerintah untuk impor kendaraan listrik yang mendapatkan fasilitas, dan bahan bakunya, serta kemudahan impor untuk tujuan ekspor.

Sri menambahkan, pemerintah juga akan memberikan keringanan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan sedan. Selama ini, sedan kena pajak lebih tinggi dari kendaraan lain, seperti kendaraan serbaguna (multipurpose vehicle/MPV).

Mobil listrik BMW i3 dipamerkan di GIIAS 2019 dan sudah mulai dijual di Indonesia – dok.Motoris

“Kami ubah peraturan PPnBM. Dahulu sedan dianggap mewah, kini tidak lagi. Kami kelompokkan menjadi tiga size saja, di bawah 3.000 cc, antara 3.000-4.000 cc dan di atas 4.000 cc,” imbuh dia.

CATEGORIES
TAGS
Share This