Hino Pacu Ekspor Truk CBU, Bagaimana Merek Lain?

Hino Pacu Ekspor Truk CBU, Bagaimana Merek Lain?
Ilustrasi, booth Hino Indonesia di GIIAS 2019 - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – PT PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) yang sejak tahun 2010 lalu telah mengkespor truk secara utuh (CBU), menargetkan akan mengekspor kendaraan komersial jenis itu ke 12 negara. Hino Indonesia hingga kini tercatat sebagai industri pertama yang mengekspor truk secara utuh.

Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo menyebut ekspor pertama Hino dilakukan pada tahun 2010 ke Vietnam. Dua tahun kemudian ke Haiti dan Bolivia, setelah itu merambah Filipina, Papua Nugini, Ghana, Myanmar, Laos, dan Kamboja.

“Ke Filipina dan lainnya kita ekspor truk Hino 300 Series yang sudah berstandar Euro 4. Truk ini bermesin N04C-VC common rail yang menghasilkan tenaga 136 PS, dengan gross vehicle weight (GVW) 5.2 ton. Kita akan terus pacu ekspor,” ungkap Santiko saat ditemui di booth Hino GIIAS 2019, ICE, Serpong, Tangerang, Rabu (24/7/2019).

Sampai bulan Juni lalu, jumlah truk yang diejspor Hino telah mencapai 4.490 unit. Dari jumlah tersebut yang telah berstandar Euro 4 sebanyak 3.865 unit, atau mayoritas.

Sebagian dari truk Hino yang dipasarkan di Indonesia – dok.Motoris

“Soal teknologi ini kami terus melakukan penyesauain dengan pasar global. Karena kalau enggak begitu, kita akan tertinggal. Standar minimal Euro4 sudah menjadi standar global. Soal teknologi, kita sebenarnya tidak kalah,” ucap Santiko.

Negara-negara yang dibidik sebagai tujuan ekspor yang baru berada di kawasan Afrika yakni Kamerun, Malu, dan Republik Kongo. Selain itu, di wilayah Amerika Selatan, dan Asia. Lantas, bagaimana dengan merek lain? (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This