Teken Perpres Mobil Listrik, Jokowi Berharap Industri Bergerak Cepat

Teken Perpres Mobil Listrik, Jokowi Berharap Industri Bergerak Cepat
Presiden Jokowi mencoba duduk di atas jok skutik listrik Gesits - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris– Ada kabar gembira di pekan ini tentang regulasi mobil listrik.Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Mobil Listrik pada Senin (12/8/2019) pagi kemarin. Dia berharap, dengan adanya Perpres tersebut pabrikan otomotif segera merancan dan membangun industri mobil listrik di Indonesia.

“Kita tahu 60% mobil listrik itu kuncinya ada di baterainya dan bahan untuk membuat baterai, kobalt, mangan dan lain-lainya itu ada di negara kita. Sehingga strategi bisnis negara ini bisa kita rancang agar nanti kita bisa mendahului membangun industri mobil listrik yang murah, yang kompetitif karena bahan-bahan ada di sini,” tutur Presiden menjawab wartawan usai meresmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN, di Jl. Sisingamaraja, Jakarta, Kamis (8/8/2019, seperti dilansir situs resmi Setkab.

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan, membangun sebuah industri seperti ini (mobil listrik – red) tidak mungkin setahun, dua tahun, tiga tahun. Pasti akan dan juga harus melihat pasar, melihat pembeli, karena mobil listrik sekarang ini hampir 40% harganya lebih mahal dari mobil yang biasa.

Ilustrasi, taksi listrik yang dioperasikan oleh Blue Bird – dok.Kompas.com

Meski begitu, Jokowi berharap dengan ditemukannya bahan-bahan baterai yang ada di Indonesia, harga mobil bertenaga dari setrum itu bisa ditekan lebih murah. Bahkan harganya bisa sama dengan mobil konvensional.

“Nah itu baru mobil listrik akan berseliweran di seluruh kota di Indonesia,” kata dia.

Terkait beban polusi di kota besar seperti Jakarta, Presiden Jokowi mendorong Gubernur DKI yang APBD-nya besar bisa memberi insentif. Misalnya, lanjut dia, dengan membebaskan tarif parkir, bea balik nama digratiskan, atau bahkan ditambahi subsidi.

Presiden memberi contoh, ada negara memberi subsidi sekian dollar bagi mobil listrik. Dia berharap DKI Jakarta, memulai hal seperti itu, dengan dimulai dari transportasi umum bus, kemudian taksi, dan sebagainya.

Ilustrasi mobil listrik Wuling E100 diperkenalkan di ajang GIIAS 2018 – dok.Motoris

“Saya sudah sampaikan ke Menteri Perhubungan agar mulai didorong seperti itu, bisa saja sepeda motor listrik yang sudah diproduksi oleh kita sendiri didorong untuk digunakan di DKI dulu, dibelikan oleh Pak Gubernur bisa saja, kenapa tidak,” imbuh pria yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. (Gen)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This