RI Masuk Era Mobil Listrik, Malaysia Bikin Mobil Hybrid Lokal

RI Masuk Era Mobil Listrik, Malaysia Bikin Mobil Hybrid Lokal
Ilustrasi mobil hybrid - dok.Carsifu

Kuala Lumpur, Motoris – Pemerintah Malaysia menyatakan diri bakal mengembangkan kendaraan hybrid secara massif seperti yang digagas oleh kalangan industri otomotif di dalam negeri. Terlebih, upaya untuk membuat kendaraan ramah lingkungan berteknologi tinggi itu juga didukung penuh Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (9/8/2019), proyek tersebut ditargetkan sudah berjalan mulai Maret 2021 nanti. Meski, proyek ini diinisiasi oleh kalangan swasta dengan dana dari kantong mereka sendiri, namun pemerintah mendukungnya secara penuh.

“Proyek ini, menggunakan dana pribadi mereka (perusahaan swasta) sendiri, sama sekali tidak ada dana yang digelontorkan peerintah. Kami akan mendukung secara penuh apapun yang dibuat orang Malaysia selama tidak ada uang pemerintah yang digunakan,” papar Menteri Perdagangan dan Industri Malaysia, Darell Leiking.

Pemerintah negeri jiran itu sangat berharap proyek itu berhasil. Pasalnya, pemerintah juga berupaya keras mencari cara untuk menyiasati kondisi industri otomotif di negeri dari dampak perang dagang antara Amerika Seikat dengan Cina.

Ilustrasi, konsep mobil hybrid yang dikembangkan Perodua – dok.Paultan.org

Perusahaan swasta yang disebut-sebut sebagai pelopor proyek ini adalag Dream Egde yang ditopang teknologi milik Daihatsu Motor Corporation Jepang. Adapun Daihatsu – yang sahamnya dimiliki Toyota Motor Corporation itu – saat ini menggenggam saham Perodua, yakni pembuat mobil terbesar kedua di Malaysia.

Darell menyebut, kemungkinan besar mobil pertama berteknologi hybrid yang bakal dibuat adalah sedan untuk segmen C atau segmen bawah. Artinya, harga mobil tersebut bakal terjangkau.

Satu hal yang menarik dicermati, pegumuman pemerintah Malaysia untuk membuat mobil hybrid secara massal itu dilakukan tak lama berselang setelah Presiden Joko Widodo menyebut telah meneken Peraturan Presiden tentang mobil listrik. Akankah mobil asal Malaysia itu nantinya ditujukan untuk ekspor ke RI?. Waktu yang akan menjawabnya. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This