Lipatkan Pendapatan, Ferrari Sodorkan Model GT Baru dan SUV

Lipatkan Pendapatan, Ferrari Sodorkan Model GT Baru dan SUV
Ferrari 812 Superfast, salah satu Grand Touring besutan Ferrari yang menjadi buruan pecinta mobil berlambang kuda jingkrak itu - dok.Autocar

California, Motoris – Produsen mobil sport kondang asal Maranello, Italia, Ferrari NV, mematok target peningkatan pendapatan – bukan volume penjualan produk – naik 32% pada tahun 2022 nanti. Lantaran itu pula, pabrikan berlambang kuda jingkrak ini akan menggelontorkan dua model anyar pada November nanti, yakni model baru di varian Grand Touring (GT) dan SUV.

Seperti dilaporkan Reuters dan Hot Cars, Jumat (16/8/2019), Chairman Ferrari NV, John Elkann, di hadapan para penggemar mobil klasik dunia saat berkumpul di Golf Resort, California, Amerika Serikat, mengatakan pabrikannya tak mengejar volume penjualan. Namun, Ferrari lebih mengutamakan minat dan kepuasan pelanggan dengan menggelontorkan model yang menjadi idaman.

“Sebuah model GT baru akan menemani SUV premium yang sudah dinanti-nantikan para pecinta Ferrarri di dunia, rencananya kami hadirkan pada November nanti,” kata Elkann.

Ferrari Purosangue, SUV besutan Ferrari SpA- dok.Istimewa

Dengan kehadiran model-model paling gres itu, lanjut Elkann, Ferrari mematok pendapatan perusahaan bakal mencapai 5 miliar euro atau sekitar Rp 78,8 triliun. Nilai ini melonjak signifikan dibanding pendapatan tahun 2017 yang sebesar 3,4 miliar euro.

Soal model GT, sebelunya Ferrari pernah mengatakan, model grand touring merupakan model yang teraris dari merek ini sejak tahun 1960-an. Bahkan hingga kini model tersebut menyumbang 40% dari total penjualan. “Model ini digemari karena nyaman untuk perjalanan jarak jauh,” bunyi pernyataan perusahaan.

Sedangkan soal SUV Ferrari Puro Sangue – yang artinya berdarah murni Ferrari – digelontorkan untuk meenuhi harapan para penggemar merek ini yang merindukan varian SUV. Maklum, saat ini, pasar SUV juga terus erangkak naik.

Ilustrasi SUV Ferrari – dok.Car Magazine

Lembaga riset dan kosultan marketing global asal Inggris, Jato Dynamics, beberapa waktu lalu menyebut, tahun lalu penjualan SUV global mencapai 29,77 juta unit. Jumlah ini bertambah 1,9 juta unit dibanding tahun 2017 atau naik 6,8%.

Tren pasar SUV juga disebaut berada pada trek pertumbuhan positif, termasuk di pasar Eropa, Amerika, dan Asia. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This