Frankfurt Motor Show Dibayangi “Teror” Perusakan Mobil

Frankfurt Motor Show Dibayangi “Teror” Perusakan Mobil
Ilustrasi, Frankfurt Motor Show - dok.Istimewa

Frankfurt, Motoris – Hajatan Frankfurt Motor Show 2019 yang bakal digelar 12 – 22 September nanti, kini terasa tegang setelah sejumlah aksi vandalisme atau perusakan mobil-mobil mewah terjadi akhir-akhir ini. Polisi Jerman kini tengah menyelidiki kelompok yang menamakan diri Rocks in the Gearbox.

Seperti dilaporkan Reuters dan Euronews, Jumat (30/8/2019), polisi mengaku tengah meningkatkan pengamanan di sejumlah wilayah di Jerman menjelang pameran otomotif tahunan tersebut. Langkah ini dilakukan setelah sepekan sebelumnya terjadi aksi perusakan terhadap 40 mobil mewah yang berada di sebuah diler di Kronberg, sebuah wilayah di pinggiran kota Frankfurt.

Aksi tersebut menambah panjang daftar serangkaian protes anti mobil, termasuk mobil bertransmisi otomotis. Kelompok Rocks in the Gerabox ditengarai sebagai kelompok yang bertanggung jawab atas peristiwa itu. Mereka adalah gerakan dari para aktivis lingkungan.

Kepolisian wilayah Wiesbaden, Kamis (29/8/2019) kemarin mengaku tengah menyelidiki Rocks in the Gearbox setelah kelompok ini menyatakan bertanggung jawab atas perusakan terhadap mobil Jaguar, Land Rover, dan Aston Martin, pada Senin (26/8/2019) lalu, di diler mobil kota tersebut.

Ilustrasi mobil Jaguar – dok.MSN.com

“Kaca depan dan jendela, tudung dan panel mobil-mobil itu hancur akibat hantaman benda-benda logam. Dua pintu kaca di diler rusak,” papar Juru Bicara kepolisian Wiesbaden kepada Reuters.

Para perusak, kata sang Juru Bicara, menggunakan palu dan linggis dalam melakukan aksi tersebut. “Kami sedang menyelidiki sebuah kelompok yang mengklaim bertanggung jawab,” ujar Juru Bicara itu.

Pada Senin (26/8/2019) lalu, Rocks in the Gearbox membuat pernyataan terkait dengan hajatan Frankfurt Motor Show. Mereka menyebut dalam dua pekan lagi, Frankfurt sekali lagi akan meluncurkan acara propaganda soal sistem transportasi yang hancur. Sementara, iklim dan lingkungan yang rusak parah dicoba untuk dihipnotis oleh kalangan industri.

“Kami ingin mengekspos pameran ini seperti apa adanya, yakni keuntungan yang didapat (kalangan industri mobil) dari kaum termiskin dan dengan mengorbankan kepentingan generasi mendatang … Kami pikir sudah waktunya untuk melempar batu ke gearbox kapitalis dan logika laba otomotif itu,” bunyi pernyataan organisasi itu.

Pemeriksaan ketat
Polisi Jerman akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengunjung dan para staf maupun petugas dari merek-merek peserta pameran. Cara ini dilakukan untuk menganisipasi berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Asosiasi Industri Mobil Jerman -VDA – meminta maaf dan memohon pengetian calon pengunjung pameran untuk bersabar sekaligus memaklumi jika terjadi antrean panjang terkiat adanya pemeriksaan oleh petugas keamanan.

“Kami bekerjasama dengan otoritas keamanan dalam setiap pelaksanaan IAA (Frankfurt Motir Show). Kontrol masuk akan diperketat, mengingat bahwa mungkin ada kerusuhan spontan di acara itu,” kata Juru Bicara VD, Eckehart Rotter, kepada Reuters.

VDA, lanjut Rotter, juga telah berusaha meredakan sentimen anti mobil dengan mengundang aktivis lingkungan dari Greenpeace dan Deutsche Umwelthilfe untuk duduk bareng dalam diskusi panel di Berlin pada 5 September mendatang. Mereka akan diajak untuk berdialog dengan para eksekutif dari Daimler, BMW, serta VDA.

Ilustrasi, Frankfurt Motor Show – dok.Carsifu.my

“Pertemuan itu untuk membahas krisis iklim dan sistem mobilitas di masa depan,” ujar Rotter.

Sebelumnya, pada Agustus tahun lalu – atau sebulan menjelang gekaran Frankfurt Motor Show, para aktivis iklim telah menduduki jalur kereta api yang memasok barang ke pabrik Wolfsburg milik Volkswagen. Tak pelak, kepolisian Wolfsburg-Helmstedt gelapan dibuatnya.

“Kami telah membuka investigasi, untuk menyelidiki kemungkinan gangguan berbahaya pada transportasi kereta api dan pengiriman seperti itu, agar tidak terulang,” tandas Juru Bicara kepolisian. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This