Strategi Suzuki Pacu Penjualan, Gandeng Pedagang Kaki Lima

Strategi Suzuki Pacu Penjualan, Gandeng Pedagang Kaki Lima
Pikap Suzuki New Carry juga sanggup melibas lintasan basah - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjalin kerjasama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) untuk memasarkan berbagai produk otomotif – mulai dari mobil, sepeda motor, hingga mesin tempel – ke anggota asosiasi itu. Langkah ini cukup strategis mengingat anggota APKLI merupakan pelaku usaha di sentra ekonomi potensial.

Seperti diungkapkan Ketua Umum DPP APKLI, Ali Mahsun Atmo, anggota asosiasi ini merupakan pedagang kaki lima di seluruh Indonesia. Mereka berada di kawasan sentra ekonomi rakyat, seperti di pasar tradisional, kawasan pariwisata dan olahraga, perikanan, dan kelontong.

“Kami berharap dengan adanya kerja sama ini anggota APKLI bisa memiliki produk Suzuki dengan mudah dan harga terjangkau sehingga bisa memajukan usahanya,” ujar dia dalam keterangan resmi, Rabu (4/9/2019).

Untuk menunjang kegiatan bisnis, anggota APKLI dapat memiliki kendaraan Suzuki APV dan New Carry Pick Up untuk difungsikan ke berbagai aplikasi kendaraan. Antara lain, menjadi mobil Box, Angkutan Kota, Mobil Toko, Mini Dump Truck, Arm Roll, hingga Ambulance.

Pikap Suzuki Carry yang diaplikasikan sebagai mobil angkutan kota – dok.Motoris

Selain itu, para pedagang kaki lima juga bisa mendapatkan sepeda motor Suzuki, bahkan kendaraan penumpang. Tentu dengan berbagai kemudahan yang disiapkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS).

“Melalui kerja sama ini, Suzuki dan APKLI ingin memberi kemudahan kepada anggota APKLI dalam mendapatkan kendaraan bermotor yang dapat menunjang kegiatan bisnis maupun aktivitas harian setiap anggota APKLI,” kata 4W Sales Director PT SIS, Makmur.

Tetapi yang pasti, jika Suzuki menjalankan strategi ini cukup beralasan. Sebab, meski penjualan kendaraannya naik, tetapi kondisi industri otomotif saat ini tengah lesu.

Fakta berbicara, penjualan kendaraan – di dalamnya terasuk pikap – di Indonesia sepanjang Januari – Juli lalu menciut 13,7%. Total penjualan seluruh pikap di  periode itu hanya 72.586 unit. Jumlah ini menciut 8,62% dibanding periode yang sama tahun 2018.

Kerjasama antara PT SIS dengan APKLI – dok.Istimewa

Meski, faktanya, di rentang waktu Januari – Juli itu, pikap Suzuki Carry masih tercatat sebagai jawara penjualan di segmen kendaraan komersial jenis pikap, yakni 25.660 unit. Bahkan, di Januari-Juni pikap ini terjual 23.713 unit atau 56,3% dari total penjualan seluruh merek.

Kerjasama antara Suzuki dengan APKLI diteken Selasa (3/9/2019). (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This