Ekspor Mobil Selama Tujuh Bulan, Rush Urutan Teratas

Ekspor Mobil Selama Tujuh Bulan, Rush Urutan Teratas
Ilustrasi, Toyota Rush yang ditujukan untuk ekspor - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang Januari – Juli lalu, ekspor mobil – secara utuh atau CBU – yang dibuat berbagai merek di Indonesia mencapai 136.959 unit atau meningkat 21,8% dibanding retang waktu yang sama tahun 2018. Toyota Rush tercatat menjadi mobil yang paling banyak diekspor.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, dalam kurun waktu tersebut Toyota membukukan ekspor sebanyak 38.947 unit. Daihatsu (yang didalamnya juga terdapat mobil dengan emblem Toyota) mengekspor sebanyak 55.184 unit, dan Mitsubishi Motors Indonesia 24.356 unit.

Sementara, dilihat per model, Toyota Rush merupakan mobil yang paling banyak dikirim ke luar negeri, yakni 5.251 unit. Setelah itu, Fortuner sebanyak 5.162 unit, Xpander 4.336 unit, Vios 3.252 unit, Ertiga 3.203 unit, Avanza (3.065 unit, Agya 1.793 unit, dan Innova 1.161 unit. Namun, masih ada model lainnya yakni Toyota Town Ace dan Sienta.

Mobil paling banyak diekspor adalah Rush (5.251 unit), Fortuner (5.162 unit), Xpander (4.336 unit), Vios (3.252 unit), Ertiga (3.203 unit), Avanza (3.065 unit), Agya (1.793 unit), Innova (1.161 unit), dan disusul model lainnya seperti Town Ace serta Sienta.

Ilustrasi, Mitsubishi Xpander di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Sedangkan ekspor mobil dalam wujud terurai (CKD) di sepanjang tujuh bulan pertama itu Honda Brio menjadi yang terbanyak dengan jumlah 374.225 unit, naik 900% dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 28 unit. Toyota di urtan kedua dengan 20.980 unit atau susut dibanding tahun lalu yang masih sebanyak 21.040 unit.

Urutan ketiga dan keempat, ada Suzuki 16.728 unit dan DFSK yang mengirimkan 90 unit. Adapun untuk ekspor komponen, tercatat meningkat 7,3% dibandng Januari – Juli 2018, yakni sebanyak 43,6 juta set.
Ekspor komponen sebanyak itu dibukukan Toyota, Honda, Suzuki, dan Hino. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This