Pelopori Mobil Listrik di RI, Toyota Jual 2.284 Mobil Hybrid

Pelopori Mobil Listrik di RI, Toyota Jual 2.284 Mobil Hybrid
Toyota Prius Plug-in Hybrid - dok.Motoris

Tabanan, Motoris – Jauh sebelum pemerintah Indonesia mencanangkan kebijakan menuju kendaraan terlektrifikasi atau listrik, PT Toyota Astra Motor (TAM) telah memulainya, karena kendaraan jenis ini – khususnya hybrid – telah menjadi tren global yang disambut positif Toyota Motor. Berawal dari penjualan Toyota Prius di tahun 2007, hingga kini Toyota Indonesia telah menjual lebih dari 2.200-an unit mobil hybrid dan plug-in hybrid.

Seoerti diungkapkan Deputy Division Head Toyota-Astra Motor, Andri Widiyanto, TAM menawarkan kendaraan terelektrifikasi – berteknologi hybrid dan plug-in hybrid – karena melihat kesesuaian dengan kondisi masyarakat maupun infrastruktur yang ada. Harga mobil berteknologi listrik murni alias berbasis baterai (BEV) masih terbilang mahal.

Pada sisi lain, infrastruktur pengisian daya baterai atau pengecesan baterai masih belum tersedia. “Sehingga, sesuai dengan komitmen Toyota di global untuk menciptakan sarana transportasi masa depan yang ramah lingkungan, maka hybrid dan plug-in hybrid merupakan alternative pilihan yang diberikan,” papar dia di sela Journalist Tes Drive – Toyota Electric Vehicle di Tabanan, Bali, Kamis (10/10/2019).

Mobil-mobil Toyota yang berteknologi hybrod dan plug-in hybrid dites jalan dari Banyuwangi menuju Bali – dok.Motoris

Ragam mobil berteknologi hybrid maupun hybrid pun juga bervariasi, sesuai dengan tren yang ada di masyarakat. Dan yang terbaru adalah crossover Toyota C-HR hybrid.

Marketing Director PT TAM, anton Jimmi Suwandy mengatakan penjualan mobil hybrid Toyota di Indonesia sejak 2007 hingga Agustus tahun ini telah mencapai 2.284 unit. Dari jumlah itu Toyota Camry Hybrid yang menjadi yang paling banyak terjual yakni 1.469 unit atau sekitar 64,3% dari total penjualan

“Minat masyarakat terhadap mobil elektrifikasi semakin tinggi. Hal ini sejalan dengan sosialisasi kebijakan pengembangan industri mobil elektrifikasi yang dilakukan pemerintah. Selain itu karena meningkatnya kesadaran terhadap lingkungan hidup, pegetahun tentang kendaraan listrik juga semakin luas di masyarakat,” kata Anton.

Toyota C-HR hybrid menjadi salah satu kendaraan terlektrifikasi Toyota yang dites bersama awak media dari Banyuwangi ke Bali – dok.Motoris

Setelah Prius, Camry, dan Alphard hybrid, Toyota Indonesia juga terus menambahkan model hybrid anyar di pasar Indonesia. Model-model itu adalah, C-HR hybrid dan Corolla Altis hybrid.

Anton menyebut, dari hasil studi yang dilakukan TAM terlihat, minat masyarakat terhadap mobil berteknologi hybrid dan plug-in hybrid saat ini berada pada tren terus meninggi. Meski , mereka belum tentu membelinya dengan berbagai alasan.

“Total penjualan (mobil) hybrid (Toyota) sepanjang tahun ini, sampai September, sudah mencapai  sekitar500 unit,” kata dia.

Toyota C-HR, yang digelontorkan ke pasar pada April lalu, menjadi penyumbang penjualan terbanyak di bulan kesembilan itu. Sedangkan Toyota Corolla Altis yang diluncurkan pertengahan September lalu, juga cukup banyak diminati. “Sekitar 5%-an dari total penjualannya, merupakan varian hybrid,” ucap Anton. (Lut)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This