Penjualan Lemot, Mitsubishi Pangkas 67% Target Laba

Penjualan Lemot, Mitsubishi Pangkas 67% Target Laba
Ilustrasi, mobil buatan Mitsubishi Motors Corporation - dok.Dhaka Tribune

Tokyo, Motoris– Mitsubishi Motors Corporation memangkas proyeksi target laba sepanjang tahun fiskal 2019/2020 yang berakhir Maret tahun depan hingga 67%. Dipaprasnya proyeksi laba ini dikarenakan lemotnya penjualan kendaraan Mitsubishi – termasuk dengan aliansinya bersama Nissan – di sejumlah kawasan baik Amerika maupun Asia.

Seperti dilaporkan Reuters dan Market Watch, Rabu (6/11/2019), Mitsubishi Motor Corporation mengumumkan kebijakan itu, pada Rabu (6/11/2019) kemarin, di Tokyo, waktu setempat. Pengumuman itu menyebut, laba tahun fiskal 2019/2020 dikoreksi menjadi hanya 30 miliar yen atau sekitar Rp 3,87 triliun.

Padahal, tahun lalu saat proyeksi laba itu pertama kali ditetapkan, besarannya dipatok 90 miliar yen atau sekitar Rp 11,61 triliun. “Proyeksi laba yang baru ditetapkan ini metupakan yang terendah sejak tahun 2017,” tulis Reuters.

Ilustrasi, kantor Mitsubishi Motor – dok.Yahoo.com

Penurunan ini terjadi setelah penjualan Nissan – yang merupakan pemegang saham mayoritas dalam aliansi – membukukan ambrolnya laba operasi sepanjang kuartal ketiga lalu. Di periode Juli – September tersebut, laba operasi pabrikan longsor hingga 78%.

Nilainya, hanya mencapai 6,3 miliar yen atau sekitar Rp 812,7 miliar. Padahal, sebelumnya laba diproyeksikan mencapai 16,26 miliar yen atau sekitar Rp 2,097 triliun. Hanya, pengumuman tersebut tak menyebut berapa volume penjualan yang telah dibukukan, dan berapa selisih penjualan yang terjadi dengan yang ditargetkan. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This