Kinerja di Asia dan Amerika Apik, Laba Toyota Naik

Kinerja di Asia dan Amerika Apik, Laba Toyota Naik
Mobil Toyota yang dipasarkan di wilayah Amerika Utara - dok.US News Cars

Tokyo, Motoris – Sepanjang kuartal kedua tahun fiskal 2019/2020 – atau di rentang Juli hingga Setember – Toyota Motor Corporation (Toyota) membukukan penjualan kendaraan sebanyak 2,75 juta unit. Alhasil, laba operasi di kurn waktu itu naik 14% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (7/11/2019), data ini diungkap lembaga riset peyedia data keuangan dan pasar global Refinitiv. Data tersebut menunjukan, penjuaan sebanyak 2,75 juta unit itu naik cukup signifikan dibanding tiga bulan kedua di tahun fiskal 2018/2019 atau Juli – September 2018 yang sebanyak 2,18 juta.

“Kenaikan penjulan Toyota di kuartal kedua tahun ini (tahun fiskal 2019/2020 atau Juli hingga September) itu ditopang oleh penjualan mobil Toyota di wilayah Amerika Utara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko) yang meningkat 5,6%. Selain itu peningkatan penjualan di Asia, termasuk Cina, yang sebesar 3,4%,” bunyi pernyataan Refinitiv.

Mobil Toyota yang dijual di Cina – dok.Carnew2018.com

Selama periode tersebut, pabrikan nomor satu di Jepang ini mencatatkan laba operasional senilai 662,3 miliar yen atau sekitar Rp 87,42 triliun (kurs per 7 November 1 yen = Rp 136). Laba tersebut naik dibanding Juli – September tahun lalu yang senilai 579,1 miliar yen atau sekitar Rp 78,75 triliun.

“Laba kuartal kedua tahun ini (Juli – September 2019) merupakan laba Toyota tertinggi sejak (Juli – September) 2015,” sebut Refinitiv.

Mencorongnya kinerja penjualan dan perolehan laba di kuartal kedua 2019/2020 itu, membuat Toyota tetap mempertahankan target perolehan laba tahunannya. Ia tak seperti pabrikan lain, seperti Mitsubishi, Subaru, dan lainnya yang merevisi target karena amblesnya penjualan.

Mobil Lexus, merek mewah milik Toyota – dok.Nikkei Asia Review

Sebelumnya, Toyota mematok perlehan laba senilai 2,4 triliun yen. Target itu naik dibanding perolehan laba tahun lalu yang sebesar 2,4 triliun yen. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This