Kinerja Mengkilap Geely dan Ambisi Besar Proton di Asean

Kinerja Mengkilap Geely dan Ambisi Besar Proton di Asean
Salah satu produk premium Geely, Link & Co - dok. Nikkei Asia Review

Hangzhou, Motoris – Pabrikan otomotif asal Hangzhou, Cina – Geely – sepanjang Januari hingga Oktober lalu, berhasil menjual 1.088.290 mobil buatannya, atau setara dengan 80% dari target penjualan yang dipatok untuk tahun ini. Naiknya penjualan juga dikarenakan ekspor yang melonjak.

Seperti dilaporkan laman China Daily News dan South China Morning Post, total ekspor pabrikan yang didirikan Li Shufu ini mencapai 51.465 unit pada kurun waktu itu. Jumlah mobil yang diekspor tersebut melonjak hingga 196% dibanding rentang waktu yang sama 2018.

“Perusahaan telah memperluas beberapa model plug-in hybrid baru di bawah merek barunya Lynk & Co,” tulis China Daily News.

Ilustrasi, konsep SUV kompak Geely Icon – dok.Carscoops

Menariknya, ekspor yang dicatatakan pada periode itu terjadi di Asia dan Eropa. Hal itu menunjukan, kondisi perang dagang antara Cina dengan Amerika Serikat, tak banyak berpengaruh terhadap ekspor yang dilakukan Geely.

Tiga terbesar di Asean
Seperti dilaporkan The Star beberapa waktu lalu, Vice President of Public Relations Geely Group, Victor Young, kepada StarBizWeek dan lima media lainnya, mengatakan, Geely yang kini menggenggam 49,9% saham Proton Holding Bhd, juga berambisi membawa Proton menjadi pabrikan terbesar ketiga di Asia Tenggara.

Dia menyebut dalam 10 tahun – sejak mengambil saham Proton sebesar itu – jumlah produksi Proton ditargetkan mencapai 1 juta unit.

Sekadar catatan, pada tahun 2017 lalu produksi Proton baru 400.000 unit, artinya dalam 10 tahun ditargetkan bertambah 600.000 unit. Jumlah produksi dan penjualan untuk menjadi yang terbesar, kata Young, bukanlah target yang muluk.

Proton X70 yang diluncurkan oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad 12 Desember 2018, adalah SUV buah dari kongsi Geely dengan Proton – dok.Paultan

Terlebih, kata dia, potensi pasar di wilayah Asean itu masih sangat terbuka. Jumlah penduduk 10 negara anggota Asean,saat ini tercatat sebanyak 660 juta jiwa. Sedangkan penjualan mobil yang terjadi saban tahunnya baru sebanyak 3,3 juta unit. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This