10 Penyebab Nilai Mobil Seken Anjlok di Mata Pembeli

10 Penyebab Nilai Mobil Seken Anjlok di Mata Pembeli
Ilustrasi, deretan mobil bekas yang dijual di Bursa Mobil Bekas Mangga Dua Square, Jakarta - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kendaraan baik mobil atau motor bukanlah kategori barang yang tepat untuk investasi. Nilai jual kendaraan seken sudah pasti di bawah harga pasaran, meski baru dipakai hitungan bulan.

Apalagi, jika pada di kendaraan yang mau dijual ditemukan beberapa kejanggalan. Calon pembeli pasti tidak akan sungkan untuk menawar sadis harga yang ditawarkan.

Memang, sulit untuk menjaga kondisi kendaraan tetap mulus seperti baru keluar dari diler, apalagi jika digunakan sebagai kendaraan operasional yang keluar setiap hari. Akan tetapi, 10 fakta yang dikutip dari The Sun ini bisa dijadikan pegangan untuk menghindari calon pembeli menawar rendah harga kendaraan yang mau dijual.

1. Riwayat Tak Jelas
Tidak adanya catatan kepemilikan, STNK, BPKB dan faktur penjualan yang jelas menjadi faktor penyebab utama mobil ditawar murah oleh pembeli. Masih untung ada yang menawar, sebab biasanya pembeli akan menghindari membeli mobil bodong karena tidak mau menghadapi risiko berurusan dengan penegak hukum.

2. Servis Sembarangan
Kebiasaan servis di bengkel yang tidak resmi hanya demi mengejar biaya yang lebih murah, berpengaruh terhadap nilai mobil. Karena servis di sembarang bengkel berpotensi menurunkan performa mesin, terutama jika suku cadang yang digunakan tidak original.

Ilustrasi, penggantian komponen di pasar ritel oleh pemilik mobil – dok.Motoris

3. Hilang Kunci Cadangan
Faktor ini ini juga bisa menurunkan nilai jual kendaraan. Calon pembeli pasti akan memikirkan risiko besar membeli kendaraan yang kunci cadangannya raib, karena terkait dengan faktor keamanan.

Penelitian yang dikeluarkan situs pembelian mobil Motorway, setiap penjual yang tidak memiliki kunci cadangan harus merelakan mobilnya ditawar lebih rendah 250 poundsterling dari harga yang diinginkan.

4. Kilometer Tinggi
Catatan kilometer kendaraan sering dijadikan indikator utama bagi calon pembeli sebelum menawar mobil seken. Semakin sedikit kilometer pertanda kendaraan tidak aktif, alias jarang dipakai. Sebaliknya jika kilometer tinggi sudah pasti mobil sering keliling-keliling yang membuat harga jualnya lebih rendah.

Ilustrasi. indikator jarak yang ditempuh mobil – dok.Motoris

5. Servis Rutin
Perawatan secara berkala di bengkel resmi menjadi penunjang nilai jual kembali mobil seken. Usahakan, riwayat servis yang dikeluarkan dari bengkel resmi jangan sampai hilang.

6. Kondisi Eksterior
Penampakan luar kendaraan menjadi penentu nilai suatu mobil seken. Pastikan bodi kendaraan mulus dan terlihat rapih guna mendongkrak nilai jualnya sebelum diperlihatkan ke calon pembeli.

7. Kondisi Ban
Kondisi ban juga mempengaruhi harga jual mobil seken. Kondisi ban botak jelas akan mempengaruhi penilaian calon pembeli, karena dalam waktu dekat ia harus mengeluarkan biaya untuk mengganti ban tersebut.

8. Jenis Kendaraan
Sudah pasti mobil keluarga dan mobil mewah memiliki nilai berbeda di mata pembeli. Namun demikian, kondisi interior juga menjadi pertimbangan.

Ilustrasi, mobkas Chevrolet – dok.Motoris

9. Peralatan Rusak
Kerusakan pada eksterior ataupun interior mobil pun mempengaruhi harga jual. Misalkan handling yang bermasalah, tombol otomatis penggerak kaca, atau kunci otomatis yang tidak berfungsi dengan baik.

10. Jual Online
Sebaiknya menjual kendaraan melalui toko online. Selain lebih cepat, cara ini juga bisa meningkatkan harga jual karena tanpa perantara. (Gen)

CATEGORIES
TAGS
Share This