Bos Nissan Sebut Sektor Otomotif Indonesia 2020 Masih Menarik

Bos Nissan Sebut Sektor Otomotif Indonesia 2020 Masih Menarik
Ilustrasi, salah satu produk Nissan di Indonesia, yakni Nissan New Livina - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Geliat pasar otomotif di Indonesia pada tahun 2020 diprediksi bergairah. Hadirnya mobil listrik bakal menjadi katalis positif dalam penjualan kendaraan roda empat yang ramah lingkungan.

Pemerintah sendiri sudah menyiapkan beberapa regulasi untuk mendorong penggunaan mobil listrik semakin masif. Kondisi tersebut membuat Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi menilai, potensi pasar otomotif di Indonesia masih sangat besar.

Munculnya revolusi industri berbasis teknologi atau yang dikenal dengan industry 4.0 dan juga kehadiran mobil listrik menjadi salah satu tolok ukur bahwa pasar di Indonesia masih memiliki ruang yang sangat luas untuk berkembang.

“Angka pengguna mobil di Indonesia baru mencapai level 87, atau sekitar 87 per 1.000 populasi,” katanya di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Lebih lanjut dirinya mengatakan pada tahun 2050 mendatang aktivitas urbanisasi masih akan terjadi. Setidaknya 2 dari 5 orang di desa akan pindah ke kota. Bertambahnya populasi tentu akan menciptakan masalah tersendiri.

Ubahan Nissan X-Trail facelift -dok.Motoris

Mulai dari dampaknya terhadap lingkungan ekonomi maupun ke lingkup kesehatan. Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah sudah menyiapkan perangkat hukum berupa Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang ramah lingkungan.

Lewat peraturan tersebut pemerintah berupaya menghadirkan mobil listrik dengan harga yang lebih ekonomis. Maklum, selama ini mobil listrik dikenal dengan harganya yang selangit. Seperti yang dijual pelopor mobil listrik dunia, Tesla Inc.

Untuk varian termurahnya saja, yakni Tesla Model 3, kamu harus menebusnya dengan harga lebih dari Rp1 miliar. Kecanggihan teknologi dan juga kenyamanan yang dipadupadankan dalam seri tersebut tampak membuat sah bagi Tesla untuk mematok harga yang cukup tinggi bagi kantong kebanyakan masyarakat Indonesia.

All New Nissan Serena – dok.MyCar Forum

Nissan Leaf
Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah Indonesia, Nissan terus mendorong terciptanya mobilitas elektrik. Hal itu merupakan wujud dari komitmen perusahaan untuk memperkenalkan sekaligus memberikan edukasi terkait elektrifikasi dan teknologi mobil listrik kepada khalayak di Indonesia.

Nissan sendiri sudah memiliki varian mobil listrik yang bakal diboyong ke Indonesia. Mengusung merek Nissan Leaf, kendaraan tersebut diyakini akan menjadi wajah baru dalam sektor otomotif di Indonesia.

Ilustrasi mobil listrik Nissan Leaf – dok.Motoris

Ditargetkan pada tahun 2020 mobil ini sudah banyak melintas di jalan raya di Indonesia. Isao menambahkan Nissan memiliki konsep yang dinamakan Nissan Energy. Melalui konsep tersebut, mobil listrik tidak hanya berupa kendaraan, melainkan bisa menjadi lebih dari itu, yakni sebagai pemasok energi bagi rumah juga gedung perkantoran. (Gen)

CATEGORIES
TAGS
Share This