Hyundai Suntik Startup Van Listrik Asal Inggris Rp 1,5 Triliun

Hyundai Suntik Startup Van Listrik Asal Inggris Rp 1,5 Triliun
Ilustrasi, van listruk Arrival - dok.Arrival

Seoul, Motoris – Raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai Motor Co dan anak perusahaannya Kia Motors Corp melebarkan sayap usahanya dengan menggandeng satu perusahaan startup di Inggris. Adalah Arrival, perusahaan pembuat van listrik yang mendapatkan investasi sebesar US$ 110 juta dari grup Hyundai.

Hyundai dan Kia akan bekerja sama dengan Arrival dalam mengembangkan teknologi kendaraan komersial baru tanpa emisi gas buang. Rencananya suntikan dana besar setara Rp 1,5 triliun itu untuk meningkatkan produksi van listrik buatan Arrival sehingga bisa bersaing dengan perusahaan serupa yang telah mapan.

Investasi ini juga sekaligus pencapaian prestasi bagi Arrival sebagai perusahaan manufaktur baru di Inggris yang menyandang status unicorn.

Arrival berdiri sejak tahun 2015. Adalah Denis Sverdlov, pengusaha asal Rusia sebagai pendiri yang merintis usaha ini setelah menjual Yota, perusahaan telekomunikasi dan pembuat telepon selular pintar rintisannya pada tahun 2013.

Ilustrasi, kesepakatan kerjasama Hyundai Motor Company dengan Arrival – dok.Arrival

Perusahaan ini berkembang pesat di Inggris dengan jumlah pekerja mencapai 800 orang, atau bertambah 200 orang selama setahun terakhir. Rencananya, Arrival bakal membangun pabrik mikro di dekat pasar utama seperti Los Angeles dan New York. Saat ini Arrival memiliki pabrik di kawasan Banbury.

Nantinya, pabrik mikro itu akan menghasilkan keuntungan melalui produksi ribuan van per tahunnya.

Kepala Inovasi Hyundai, Youngcho Chi mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi inovasi terbuka yang diupayakan perusahannya.Pihaknya akan mempercepat investasi dengan menggandeng perusahaan-perusahaan teknologi canggih untuk menjawab permintaan pasar.

“Kami akan mempercepat investasi dan kerja sama dengan perusahan teknologi canggih seperti Arrival untuk menanggapi kebutuhan pasar kendaraan ramah lingkungan,” ujar Youngcho Chi dilansir The Guardian.

Van listrik Arrival – dok.Arrival

Produk pertama Arrival adalah van listrik bertenaga baterai dengan harga jual sebanding dengan kendaraan bensin atau diesel. Adapun target pasarnya untuk pengiriman perkotaan, yang tidak dibatasi oleh teknologi baterai saat ini. (Gen)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This