Toyota Tanam Duit Rp 5,37 Triliun di Perusahaan Pesawat Listrik

Toyota Tanam Duit Rp 5,37 Triliun di Perusahaan Pesawat Listrik
Pesawat listrik buatan Joby Aviation - dok.Istimewa

California, Motoris – Toyota Motor Corporation membenamkan US$ 394 juta atau setara Rp 5,37 triliun di perusahaan pesawat listrik Joby Aviation asal Santa Cruz, California, Amerika Serikat (AS). Investasi tersebut mencakup 66,78% dari total pendanaan Seri C yang diperoleh Joby sebesar US$590 dari sejumlah pihak, yang sekaligus menjadikan Toyota lead investor perusahaan.

Presiden dan CEO Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda mengatakan, Toyota terus memperluas kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan startup yang bisa membantunya mewujudkan mobilitas bagi para pelanggan di seluruh negara.

Ia menyebut kemampuan Joby dalam mengembangkan dan mengkomersialisasikan kendaraan listrik yang mampu terbang dan mendarat (electric vertical take-off and landing/eVTOL) secara cepat, hening, dan terjangkau dari sisi ekonomi menjadi pertimbangan pertama investasi Toyota. Kolaborasi dengan Joby disebutnya sebagai upaya mewujudkan komitmen jangka panjang Toyota dalam meningkatkan mobilitas udara masyarakat.

“Transportasi udara selalu menjadi tujuan jangka panjang bagi Toyota, sembari kami meneruskan pekerjaan kami di bisnis otomotif. Kerja sama dengan Joby ini jelas telah menjejakkan langkah dan pandangan kami ke angkasa,” ujar Toyoda dalam keterangan resmi perusahaan.

Ilustrasi, logo Toyota – dok.Automotive News

Toyoda menargetkan kerja sama kedua perusahaan bisa menjadi terobosan revolusioner bagi masa depan transportasi dunia. “Kami berharap bisa melayani kebutuhan transportasi pelanggan Toyota ke mana pun, baik di darat, maupun sekarang di angkasa,” tegasnya.

Berbagi Teknologi
Tidak hanya mentransfer dana ratusan juta dolar, Toyota bahkan bersedia berbagi pengetahuannya dalam sektor manufaktur, peningkatan kualitas produk, sampai berbagi tips mengontrol biaya produksi pesawat listrik ke Joby.
Toyota menilai desain pesawat listrik milik Joby yang ada saat ini sudah cocok dengan kebutuhan transportasi udara masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di dalam kota.

Kedua perusahaan bakal memberikan pengumuman lebih lanjut mengenai kapan prototype pesawat listrik buatan Joby akan diproduksi secara komersil.

“Toyota menunjukkan komitmen yang tinggi dari salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia, bukan hanya dari sisi uang namun sumber daya kepada kami, pemain baru di industri yang juga baru. Saya sangat bersemangat belajar ilmu baru dari Toyota demi mewujudkan mimpi membantu jutaan orang menghemat waktu dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” kata Founder dan CEO Joby Aviation, JoeBen Bevirt.

Salah satu helikopter listrik buatan Joby Aviation – dok.New Atlas

JoeBen mengatakan, timnya bakal menyerap banyak ilmu dari sistem produksi mobil Toyota demi menciptakan efisiensi, menjaga kualitas, durabilitas, serta realibilitas perusahaan dalam memproduksi pesawat listrik secara massal. Tentunya tanpa mengesampingkan standar keselamatan yang berlaku di industri penerbangan.

Sebagai bagian dari kesepakatan kerja sama kedua perusahaan, Toyota akan menempatkan Shigeki Tomoyama yang saat ini menjabat Executive Vice President Toyota Motor Corporation sebagai Dewan Direksi Joby, yang juga akan berperan aktif dalam menentukan rencana bisnis strategis perusahaan tersebut. (Gen)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This