Pasar Ambles, Ini Truk Terlaris Sepanjang 2019

Pasar Ambles, Ini Truk Terlaris Sepanjang 2019
Ilustrasi, truk ringan Mitsubishi Fuso - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2019 kemarin penjualan kendaraan komersial ambles hampir 19% dibanding tahun 2018. Agen pemegang merek yang menjajakan truk di Tanah Air mencatatkan penyusutan penjualan barang dagangannya.

“Pasar kendaraan komersial itu naik turunnya sangat tergantung ke kondisi perekonomian. Kalau kita lihat tahun 2019 kemarin, harga komoditas pertambangan (batubara), perkebunan (kelapa sawit atau crude palm oil/CPO) juga belum membaik karena terpengaruh kondisi ekonomi global. Beruntung, masih ada kegiatan infrastruktur dan logistik, sehingga penyerapan truk masih terjadi,” ungkap Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Sepanjang tahun itu pula, truk-truk Mitsubishi Fuso membukukan penjualan terbanyak. Data Gaikindo menunjukan, truk besutan merek berlambang Tiga Berlian itu membukukan penjualan sebanyak 41.736 unit,unit. Jumlah ini setara dengan 44,2% dari total penjualan truk di Tanah Air.

Sedangkan pesaing beratnya, yakni Hino, pada saat yang sama hanya membukukan penjualan sebanyak 31.471 unit unit. Sedangkan kendaraan komersial Isuzu terjual sebanyak 25.270 unit.

Ilustrasi, booth Hino Indonesia di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Jika dilihat dari tren kinerja penjualan, agen pemegang merek membukukan penyusutan. PT Krama Yuda Tiga Berlian Motors – yang merupakan penjaja truk Mitsubishi Fuso – mencatatkan penurunan penjualan sebesar 18,4%. Sedangkan PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) selaku penjual truk Hino membukukan amblesnya penjualan, yakni dari 40.000-an unit di tahun 2018 menjadi 31.068 unit.

“Ya, memang tahun kemarin kan harga komoditas turun. Kalau harga turun kan produksi (kelapa sawit maupun batubara) juga turun. Jadi penyerapan truk juga menurun,” ujar Direktur Penjualan dan Promosi PT HMSI, Santiko Wardoyo saat dihubungi, Selasa (21/1/2020).

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman menyebut, di sektor logistik masih menunjukan geliat permintaan terhadap truk. Sektor distrbusi dan logistik, kata dia, sepanjang tahun 2019 lalu masih menunjukan geliat permintaan terhadap truk.

Ilustrasi salah satu truk ringan andalan Isuzu Astra Motor Indonesia yakni Isuzu Elf NMR 80SHD  – dok.Motoris

“Untuk data, jujur saya enggak tahu persis berapa volumenya. Tetapi, kalau dari laporan teman-teman pengusaha masih ada yang membeli armada baru. Karena logistik ini, kan terkait dengan sektor konsumsi. Sektor konsumsi itu yang paling tahan terhadap berbagai kondisi, termasuk saat krisis,” ujar dia.

Sektor lain yang masih menyerap truk adalah sektor infrastruktur dan konstruksi. Sebab, masih banyak perusahaan kontraktor yang mengerjakan proyek karena kontrak yang masih berjalan.. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This