LCGC Masih Jadi Penopang Penjualan Honda

LCGC Masih Jadi Penopang Penjualan Honda
Ilustrasi, tampilan belakang Honda All New Brio Satya - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Honda Prospect Motor (HPM) sepanjang bulan Januari lalu membukukan penjualan sebanyak 12.603 unit atau naik 3% dibanding bulan yang sama tahun 2019 lalu yang sebanyak 12.190 unit. Mobil murah ramah lingkungan (LCGC) Honda Brio Satya masih menjadi penopangnya.

Dalam keterangan resmi, Kamis (13/2/2020) disebutkan Honda Brio Satya menjadi kontributor utama dengan penjualan sebanyak 4.348 unit atau meningkat 20% year on year atau dibanding Januari tahun 2019 lalu.  Sekadar catatan, mobil kategori LCGC Honda ini sepanjang tahun 2019 lalu juga menjadi penyumbang penjualan terbesar Honda di Indonesia.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan sepanjang tahun 2019 lalu Honda Brio Satya terjual sebanyak 54.861 unit. Jumlah itu naik 35% dibanding penjualan selama tahun 2018.

Sedangkan kontributor penjualan terbanyak kedua sepangang tahun 2019 itu adalah Honda HR-V 1.5L yang mencatatkan penjualan sebanyak 2.329 unit.Pada urutan berikutnya Honda Jazz yang terlego sebanyak 1.158 unit. Dia disusul Honda Mobilio sebanyak 1.735 unit, Honda Brio RS 1.297 unit.

Ilustrasi, All New Brio Satya, LCGC Honda – dok.Motoris

SUV medium Honda CR-V pada bulan itu hanya laku 990 unit, Honda BR-V 400 unit, Honda HR-V 1.8L terjual 168 unit. Adapun Honda Civic Hatchback melaporkan penjualan sebanyak 68 unit.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy menyebut penjualan di bulan Januari sempat dipengaruhi beberapa faktor, antara lain yang mengganggu proses bisnis di sebagian diler. Kendati begitu, kata dia, kontribusi dari area lainnya, terutama di luar pulau Jawa masih oke sehingga pertumbuhan penjualan masih terjadi.

“Dengan penyegaran produk seperti Honda Civic Hatchback RS yang baru kami luncurkan pada awal Februari ini dan program penjualan yang memberikan keringanan biaya kepada konsumen, kami berharap dapat mempertahankan tren positif ini,” ujar Yusak.

Ilustrasi, Honda Brio Satya modifikasi yang menjadi IMX Super Giveaway – dok.Motoris

Kuasai pasar LCGC
Honda pada tahun 2019 lalu memang merajai penjualan LCGC di Tanah Air melalui Honda Brio Satya. Data yang dihimpun Gaikindo menunjukan sepanjang tahun itu total penjualan LCGC dari seluruh merek sebanyak 217.454 unit atau 21% dari total penjualan mobil.

Jumlah penjualan itu ambles dibanding jumlah penjualan sepanjang tahun 2018 yang mencapai 230.443 unit. Sementara dengan total penjualan sebanyak 54.659 unit, Honda Brio Satya menempati posisi jawara.

Dia dibayangi LCGC Toyota Calya yang terlego sebanyak 54.549 unit, dan Daihatsu Sigra yang laku 52.283 unit. Sedangkan LCGC kembar lainnya – Toyota Agya dan Daihatsu Ayla- angka penjualan jauh di bawah Brio Satya, karena masing-masing hanya terjual 25.082 unit dan 22.108 unit.

Ilutrasi, Toyota New Calya penjualannya sepanjang tahun 2019 berada di urutan kedua dalam daftar penjualan LCGC setelah Honda Brio Satya- dok.Motoris

Terlebih, Suzuki Karimun Wagon R yang cuma laku 4.148 unit. Begitu pula dengan Datsun GO yang terjual 3.013 unit dan Datsun GO+ yang dibeli konsuen sebanyak 1.612 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This