Karena Virus Corona, Beijing Auto Show 2020 Ditunda

Karena Virus Corona, Beijing Auto Show 2020 Ditunda
Ilustrasi, suasana Beijing Auto Show - dok.CarCar.news

Beijing, Motoris – Penyelenggara pameran otomotif dua tahunan di Cina – yakni Beijing Auto Show – memutuskan untuk menunda penyelenggaraan hajatan yang sedianya digelar 21 – 30 April nanti. Alasannya, karena wabah virus Corona yang masih mendera di negeri itu.

Seperti dilaporkan laman Automotive News dan Just Auto, Senin (17/2/2020), hingga kini penyelenggara belu mengumumkan kapan hajatan yang dihelat dua tahun sekali bergantian dengan Shanghai Motor Show itu, dilangsungkan.

“Pameran Otomotif Beijing ini sejatinya banyak ditunggu-tunggu berbagai kalangan, baik pengguna mobil maupun industri. Maklum, Cina saat ini merupakan pasar mobil terbesar di dunia,” ungkap perusahaan riset otomotif IHS Markit.

Tahun lalu, tak kurang dari 1.000 unit mobil dipajang di delapan paviliun dengan luas total 220.000 meter persegi. Dari jumah itu dikaethui, 105 di antaranya merupakan produk baru.

Ilustrasi Beijing Auto Show 2018 – dok.Automotivenews

Kini, alasan penundaan acara itu juga bisa dimaklumi. Pasalnya, sebagian besar produsen mobil dan produsen komponen menghentikan aktivitas produksinya menyusil merebaknya virus Corona yang bermula di Wuhan, Hubei, itu. Bahkan tidak hanya di dalam negeri Cina, tetapi juga di luar itu seperti Hyundai yang menghentikan kegiatan produksinya karena tersendatnya pasokan komponen.

Sepanjang tahun 2019 lalu – seperti dilaporkan China Association of Automobile Manufactures (CAAM) penjualan penjualan mobil di Cina mencapai 25,8 juta unit. Penjualan ini merosot 8,2% dibanding penjualan sepanjang tahun 2018.

Dari jumlah itu, 21,5 juta unit merupakan kendaraan penumpang. Penjualan kendaraan penumpang sebanyak itu ambles 9,6% dibanding tahun 2018. Sedangkan penjualan kendaraan komersial – antara lain truk, bus, dan pikap yang sebanyak 4,3 juta unit – mengkerut 1,1%.

Sementara, kabar terbaru yang dilansir CNN, Senin (17/2/2020) menyebut, penjualan mobil di Negeri Tirai Bambu seperti diungkap CAAM, sepanjang Januari 2020 hanya 1,94 juta unit. Jumlah ini ambrol 18% dibanding bulan yang sama tahun 2019 lalu. Ini terjadi setelah virus Corona merebak di negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia itu. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This