Disundul Model Anyar, Pasar SUV Tahun Ini Diyakini Melar
Suzuki XL7 ditarget bisa laku 2.000 unit saban bulan di pasar lokal Indonesia - dok.Motoris

Disundul Model Anyar, Pasar SUV Tahun Ini Diyakini Melar

Tangerang, Motoris – Segmen pasar Sport Utility Vehicle (SUV) sepanjang tahun 2020 ini menjadi segmen yang paling dinamis, sebab agen pemegang merek (APM) mobil di Indonesia berlomba menggelontorkan model baru maupun penyegaran. Pangsa pasar mobil jenis ini diramal bakal melar alias bertambah besar.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy menyebut, dengan banyaknya model baru yang menyundul pasar, diyakini bakal memantik minat konsumen. Terlebih, jika APM tersebut baru atau yang telah ada, tetapi membawa model baru.

Menurutnya, tren pertumbuhan pasar SUV di Tanah Air juga paralel dengan apa yang tengah terjadi di pasar global. Terlebih, di Indonesia subsegmen SUV – yakni Low SUV – yang merupakan ceruk terbesar juga dinamis bergerak dengan bertambahnya model baru.

“Dan kalau kita lihat dalam beberapa tahun terakhir, pangsa pasar segmen ini terus naik. Kalau beberapa tahun lalu pangsa pasarvmasih di bawah 15%, sekarang ini sudah naik ke 17 – 18%. Bahkan, tahun ini mungkin prediksi kita mendekati 20% dari komposisi segmen tersehut,” tutur Anton, saat ditemui di sela acara Astra Auto Fest 2020, di Tangerang, Banten, Rabu (19/20/2020).

Varian baru SUV Peugeot 5008 dan Peugeot 3008 diluncurkan di Indonesia 11 Februari lalu – dok.Motoris

Fakta berbicara, sepanjang tahun 2019 lalu, SUV merupakan kontributor terbesar kedua di penjualan Toyota Indonesia. Volumenya, 78.657 unit atau setara dengan 23,7% dari total penjualan.

Data menunjukan, Toyota Rush menjadi lokomotif penjualan SUV Toyota, dengan jumlah 61.659 unit. Dia sekaligus mencengkeram “kue” pasar di segmennya sebesar 54,0%.

Optimisme potensi melarnya segmen SUV juga diakui Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), Donny Saputra. Lantaran itulah, kata dia, Suzuki Indonesia yang meluncurkan Low SUV Suzuki XL7 pada 14 Februari kemarin, optimis barang dagangannya itu bakal laku dibeli konsumen.

“Ya kita optimislah. Karena pasar SUV itu berkembang. Potensinya besar,” ujar dia saat ditemui di sela peluncuran mobil tersebut di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Ilustrasi, Toyota All New Rush – dok.Motoris

Tren di kalangan milenials
Bahkan APM Suzuki berani mematok target penjualan XL7 sebanyak 2.000 unit saban bulannya. Selain Suzuki, merek yang kini tengah pol – polan menggeber penjualan SUV atau crossover adalah PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang pertengahan November lalu menggelontorkan crossover Mitsubishi Xpander Cross.

Head of Sales and Marketing Group PT MMKSI, Imam Choeru Cahya, di sela acara tes drive sejumlah mobil Mitsubishi yang bertajuk #AyoGasTerus di Ubud, Bali, belum lama ini menyebut sejak diluncurkan pada 12 November 2019 lalu hingga akhir Januari 2020, Mitsubishi Xpander Cross telah terjual ke konsumen (ritel) sebanyak 3.933 unit.

Di luar merek Jepang, pabrikan asal Korea Selatan, melalui APM-nya di Indonesia, PT Kreta Indo Artha (Indomobil Group) 20 Januari lalu mulai menjajakan SUV kompak, Kia Seltos. SUV bermesin 1.400cc yang diimbuhi Turbo itu dibanderol Rp 295 – 335 juta.

Xpander Cross – dok.Motoris

Soal potensi pertumbuhan pasar SUV, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto tak menampiknya. Tren tumbuhnya minat terhadap SUV di masyarakat itu, lanjut dia, sejalan dengan gaya hidup.

“Di kita sekarang ini, penduduknya yang terbanyak adalah milenials. Mereka banyak menginginkan mobil yang berkapasitas besar dan gagah. Artinya secara fungsional oke, dan gaya juga oke. Di global juga seperti itu, generasi milenials itu generasi digital, jadi apa yang terjadi di luar sana juga begitu cepat menyebar ke mereka. Apalagi secara ekonomi, mereka mampu (menjangkau harga SUV). Jadi pas,” ujar dia. (Mus/Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )