Tahun Lalu Ambles, Kini UD Trucks Pacu Penjualan

Tahun Lalu Ambles, Kini UD Trucks Pacu Penjualan
Ilustrasi truk ringan Kuzer RKE 150 - dok.UD Truck

Tangerang, Motoris – PT Astra Internasional Tbk. – UD Trucks Sales Operation atau Astra UD Trucks tahun ini mematok target penjualan light duty truck atau truk ringan Kuzer sebanyak 350 unit atau naik 75% dibanding penjualan yang dibukukan sepanjang tahun 2019 kemarin. Seperti diketahui, penjualan UD Trucks di Tanah Air sepanjang tahun lalu ambles cukup dalam dibanding tahun 2018.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan sepanjang tahun 2018, UD Trucks masih membukukan penjualan – truk semua kategori – sebanyak 3.370 unit ke diler (wholesales). Jumlah ini meningkat 21,9% dibanding penjualan selama tahun 2017.

Namun, sepanjang tahun 2019, penjualan ke diler truk merek ini hanya sebanyak 2.271 unit. Sedangkan penjualan langsung ke konsumen atau ritel, tercatat sebanyak 2.066 unit.

Kinerja penjualan UD Trucks ini masih di bawah penjualan kendaraan komersial Mercedes-Benz yang dijajakan oleh PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI). Kendaraan niaga asal Jerman itu terjual ke diler sebanyak 2.895 unit pada tahun itu, dan penjualan ritelnya mencapai 2.142 unit.

Memang, penjualan kendaraan niaga Mercedes-Benz itu terdiri dari truk dan bus, tetapi merek ini tak memiliki truk ringan seperti halnya UD Trucks. Meski begitu – di data penjualan internal – penjualan truk pabrikan asal Stuttgart, Jerman, itu lebih dominan dibanding bus. Sebaliknya, UD Trucks tak menjajakan bus, tetapi menjual truk ringan.

Tahun ini, UD Trucks akan tancap gas memacu penjualan. Salah satu caranya dengan meluncurkan varian anyar truk ringan Kuzer, yaitu Kuzer RKE 150 WB 3350 HD. Brand Manager UD Trucks Kuzer, Budi Rudianto menyebut,  truk Kuzer long wheel base yang berdimensi lebih panjang dan lebih besar ini sesuai dengan kebijakan pemerintah yang melarang truk over dimenssion over loading (ODOL). Terlebih, varian Kuzer long wheel base  selama ini menjadi penyumbang penjualan terbanyak, 70% dari total penjualan truk Kuzer yang sebanyak 200 unit.

Ilustrasi, truk medium UD Trucks New Condor – dok.UD Trucks

“Konsumen Kuzer yang paling banyak adalah perusahaan distribusi dan ekspedisi dan 70% berada di wilayah Pulau Jawa. Setelah itum susanya berada di wilayah Jabotabek, Kalimantan dan Sumatra,” kata dia di di Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (21/2/2020).

IBB Regional Head Astra UD Trucks Hendro Priyo Purnomo di tempat dan waktu yang sama menjelaskan, Kuzer tipe RKE 150 memiliki keunggulan ketangguhan dan kelincahan. “Selain itu, truk ini memadukan antara mesin berteknologi Common Rail System (CRS) dengan Engine Management. Sehingga performanya maksimal, tetapi efisien dalam konsumsi bahan bakar,” terang dia.

Kuzer 150 WB, kata Hendro, juga telah menggunakan sistem pengereman Fuel Air Brake, Cruise Control dan Real Time Fuel Coach. Dengan fitur itu, klaim Hendro, truk tak hanya aman dan aman, tetapi juga menopang produktifitas perusahaan penggunanya.

Sekadar catatan, data yang dihimpun Gaikindo menunjukan sepanjang tahun 2019 kemarin penjualan kendaraan komersial menyusut 18,26% dibanding tahun sebelumnya. Jika di tahun 2018 penjualan masih sebanyak 115.000 unit, sepanjang tahun 2019 hanya 94.000 unit. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This