Disebut Berhenti Produksi, Jualan Datsun Masih Berdenyut

Disebut Berhenti Produksi, Jualan Datsun Masih Berdenyut
Ilusrasi, Datsun GO-Live Special Version di IMX 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Datsun Indonesia – yang berada di bawah payung PT Nissan Motor Indonesia (NMI) – beberapa waktu lalu disebut bakal menghentikan produksi mulai Januari 2020. Salah satu alasannya, karena kinerja penjualan yang berada di bawah skala ekonomi.

Namun, fakta berbicara, jantung penjualan Datsun masih berdenyut. Sepanjang tahun 2019 lalu Datsun masih aktif berjualan di sepanjang Januari 2020. Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di bulan pertama itu sebanyak 226 unit mobil Datsun terjual ke diler (wholesales). Pada bulan yang sama, penjualan ke konsumen secara langsung (ritel) tercatat sebanyak 295 unit.

Data itu juga menunjukan, sepanjang tahun 2019, Datsun masih mencuil pangsa pasar 0,8% dari total penjualan ke diler (wholesales) seluruh merek pada tahun itu, dengan jumlah 8.407 unit. Sedangkan di penjualan ritel, dia masih memotek 0,7% pangsa pasar dengan jumlah penjualan 7.749 unit.

Hanya memang, jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, penjualan Datsun ini terus ambrol. Karena pada tahun sebelumnya – yakni tahun 2018 – penjualan Datsun ke diler masih sebanyak 9.045 unit.

Ilustrasi, ragam varian Datsun yang dipasarkan Datsun Indonesia – dok.Istimewa

Tetapi, penjualan tahun itu juga sudah ambles dibanding penjualan tahun 2017 yang masih 10.484 unit. Pada tahun-tahun pertama sejak diluncurkan – pada tahun 2014 – tren penjualannya sempat menanjak.

Pada tahun 2014 itu penjualan ke diler tercatat sebanyak 20.520 unit. Bahkan di tahun berikutnya menanjak menjadi 29.358 unit, meski setahun berikutnya ambles menjadi 25.483 unit. Sejak itulah, penjualan terus menurun.

Pada tahun 2014 itu penjualan ke diler tercatat sebanyak 20.520 unit. Bahkan di tahun berikutnya menanjak menjadi 29.358 unit, meski di tahun 2016 kembali ambles menjadi 25.483 unit. Sejak itulah, penjualan terus menurun.

Berbeda dengan GM
Kabar tentang berhentinya produksi Datsun, sempat dikonfirmasi Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustran (Kemenperin), Putu Juli Ardika. Di sela sebuah acara di Plasa Senayan, Jakarta, dia mengatakan salah satu alasan yang disampaikan ke Kemenperin terkait penghentian produksi itu adalah penjualan Datsun yang tidak mencapai skala ekonomi.

“Masalah persaingan produk dimana penjualan Datsun di bawah skala ekonominya,” ucap dia.

Ilustrasi, All New Datsun GO-Live Special Version – dok.Motoris

Namun, Putu memastikan langkah Datsun ini berbeda dengan General Motors yang sebelumnya menyatakan akan berhenti berjualan di Indonesia. Meski, pabrikan asal Amerika Serikat menyatakan komitennya untuk menjamin layanan purna jual.

“Tetapi untuk kasus Datsun ini agak berbeda, karena Nissan masih tetap ada di sini. Jadi masih banyak produknya untuk Nissan Group,” imbuh Putu. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This