Ekspor Mobil CBU di Kuartal I, Toyota Masih Nomor Satu

Ekspor Mobil CBU di Kuartal I, Toyota Masih Nomor Satu
Ilustrasi, ekspor Toyota Fortuner - dok.TMMIN

Jakarta, Motoris – Sepanjang kuartal pertama atau pada rentang Januari hingga Maret lalu ekspor mobil dalam wujud utuh (CBU) dari Indonesia ke sejumlah negara tercatat sebanyak 77.315 unit. Jumlah itu meningkat 9,4% atau bertambah banyak 6.678 unit dibanding periode sama tahun 2019.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan sepanjang tiga bulan pertama 2019 ekspor mobil dalam wujud CBU sebanyak 70.637 unit. Sedangkan ekspor di tiga bulan pertama tahun ini terbanyak dibukukan pada bulan Fenruari, yaitu 30.400-an unit.

Di periode tersebut Toyota tercatat masih yang terbanyak mengekspor, yakni 45.472 unit. Tetapi jumlah tersebut terdiri dari nobil merek Toyota baik yang dipoduksi oleh  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) maupun PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Ilustrasi, Toyota New Agya, salah satu mobil yang juga diekspor oleh Toyota Indonesia – dok.Istimewa

“Kalau data yang kami terima, untuk merek Toyota ini (mobil yang dipduksi TMMIN maupun ADM), itu porsinya sekitar 59%. Dan kenaikan ekspor pada kuartal pertama ini menunjukan bahwa permintaan pasar ekspor terhadap kendaraan dari Indonesia masih tinggi,” ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, saat dihubungi, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Berada di urutan kedua dan ketiga terbanyak adalah Mitsubishi Motors yang sebanyak 17.066 unit atau 22%, dan Suzuki 12.573 unit atau 16%. Sedangkan Honda, Hino, Hyundai, Wuling dan DFSK masing-masing 1%.

Data internal PT SGMW Indonesia atau Wuling Motors Indonesia menunjukan, di rentang tiga bulan pertama tersebut pabrikan ini mengekspor mobil secara utuh (CBU) sebanyak 486 unit.

Ilustrasi, Mitsubishi Xpander, salah satu mobil yang diekspor oleh Mitsubishi Motor Indonesia – dok.Motoris

Jumlah itu berasal dari ekspor di bulan Januari yang sebanyak 285 unit, dan Februari sebanyak 141 unit. Sedangkan sepanjang Maret, Wuling Motors Indonesia tercatat tidak melakukan kegiatan ekspor.

Tren meningkatnya ekspor mobil CBU juga terjadi di kuartal pertama 2019. Pada saat itu, total ekspor  sebanyak 70.619 unit, meningkat 25,6% dibanding kuartal pertama 2018 yang sebanyak 56.237 unit. Daihatsu tercatat sebagai merek dengan jumlah ekspor terbanyak, yakni 26.116 unit atau 37%.

Berada di belakangnya ada Toyota dengan jumlah 19.793 unit atau 28% dari total ekspor, Mitsubishi Motors 14.775 unit atau 20,9%, dan Suzuki 8.439 unit, setara 12% dari total ekspor.(Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This