Penjualan plus Laba Anjlok, Gaji Bos Mitsubishi Dipangkas

Penjualan plus Laba Anjlok, Gaji Bos Mitsubishi Dipangkas
Ilustrasi, Mitsubishi Pajero 2020 - dok.CarsGuide.com

Tokyo, Motoris – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) merevisi sejumlah proyeksi keuangannya untuk tahun fiskal 2019/2020 atau kinerja untuk tahun fiskal yang dimulai 1 April 2019 – 31 Maret 2020. Revisi dilakukan karena penjualan yang melorot pada rentang waktu sebelum wabah corona (Covid-19) mendera dunia dan setelah wabah meluas.

Siaran pers pabrikan yang dilansir laman Autoindustriya dan Zigwheels, Selasa (28/4/2020) menyebut kinerja penjualan di tahun fiskal tersebut diperkirakan ambles 9,7%. Sedangkan laba operasi diperkirakan anjlok hingga 89,2%.

Sedangkan laba per saham diperkirakan ambles 17,36 yen. Laba per lembar saham (dividen per lembar saham) di tahun fiskal 2018/2019 (atau dari hasil kinerja tahun fiskal 1 April 2018 – 31 Mret 2019) masih sebesar 89,26 yen.

Manajemen pabrikan yang berdiri tahun 1870 itu memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham, untuk tahun fiskal 2019/2020 ini. Kondisi ini diperkirakan bakal menimbulkan reaksi besar dari para pemegang saham itu.

Ilustrasi, sebuah diler Mitsubishi Motors di Cina – dok.US News Money

Lantaran itulah, eksekutif MMC membuat kebijakan untuk menstabilkan basis keuangannya dalam rangka mengembalikan profitabilitas di tahun fiskal berikutnya. Karena itu pula, semua top eksekutif MMC – Representative Executive Officers, Executive Officers, Corporate Officers – tidak akan menerima bonus.

Selain itu, gaji mereka juga akan dipangkas 20-30%. Sedangkan gaji Direktur Non-eksekutif dan Direktur Independen dipangkas 10-25%.

Pemangkasan gaji tersebut mulai berlaku pada tahun fiskal 2020/2021. Artinya, gaji mereka mulai berkurang sebesar prosentase potongan mulai 1 April 2020 hingga 31 Maret 2021. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This