Huqsvarna Indonesia Tetap Tancap Gas di Tengah Wabah Corona

Huqsvarna Indonesia Tetap Tancap Gas di Tengah Wabah Corona
Ilustrasi, Husqvarna Svartpilen 701 - dok.Total Motorcycles

Jakarta, Motoris – Setelah Januari hingga Februari menyusut, penjualan motor off-road merek Husqvarna dan KTM yang dipasarkan PT Premium Motorindo Abadi (PMA) pada Maret – April justeru meningkat 25%. Padahal, di dua bulan terakhir itu sejumlah ketentuan pembatasan sosial terkait dengan pencegahan wabah virus corona marak diberlakukan.

“Pada bulan Maret hingga April penjualanan kami mengalami peningkatan yang cukup banyak hingga 25%,” tutur Komisaris PT PMA Mahrani saat dihubungi Motoris, di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Moncernya penjualan ini, sebut Rani, tak lepas dari strategi yang dipakai PMA, yakni memperbanyak kegiatan kejuaraan off-road sebelum wabah corona mendera Indonesia. Kegiatan seperti itu mendapatkan sambutan positif, karena sejak beberapa tahun lalu komunitas penggemar olah raga itu dan munculnya komunitas motor adventure juga marak.

Hanya, setelah wabah virus itu marak dan pembatasan sosial berlaku, kegiatan terpaksa dihentikan. Meski begitu, tak berarti strategi pemasaran yang dijalankan berhenti, karena PMA bakal menggelar program promosi lebaran.

Ilustrasi, motor Husqvarna Dual Sport 2020 – dok.Upshift Online

“Target bisnis KTM & Husqvarna, yang salah satunya yaitu memperbanyak event offroad, walaupun memiliki perubahan karena semua event di hold. Namun kami memiliki strategi lain dalam memasarkan motor KTM dan Husqvarna dengan memberikan promosi lebaran yang saat ini sedang kami konsepkan,” papar Rani.

Sekadar catata, PMA yang mulai menadi agen pemegang merek Husqvarna pada tahun 2017 itu seelumnya telah memasarkan motor KTM (KTM Austria sekarang menjadi bagian dari Husqvarna) sejak tahun 2010. Namun, saat itu, PMA berstatus sebagai diler dan PMA hanya menjual model dirt bike dan street bikes dari KTM.

Sol stok produk, Mahrani memastikan jumlhanya cukup. Hal ini dikarenakan hampir semua motor model tahun 2020 telah di kirim ke Tanah Air jauh sebelum pandemi Covid-19. Meski ada beberapa unit yang masih menunggu pengiriman dari pabrik.

“Kami juga berharap agar unit unit tersebut tidak terlalu terlambat sampai di Indonesia, mengingat model di setiap tahun yang berbeda dan kami mengejar target model tahun 2020 terjual sebelum 2021,” imbuh dia. (Chr)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS