Digoyang Corona, Penjualan Toyota RI Anjlok 52,3%

Digoyang Corona, Penjualan Toyota RI Anjlok 52,3%
Ilustrasi, Toyota Avanza - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sepanjang April kemrin penjualan mobil Toyota yang di Indonesia dipasarkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) ke konsuen (ritel) anjlok 52,3% dibanding bulan sebelumnya atau Maret. Tercatat, sepanjang bulan keempat itu penjualan hanya 8.443 unit, padahal di bulan Maret masih sebanyak 17.787 unit.

Soal penyebab, seperti diungkap Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, selain faktor wabah atau pandemi virus corona, juga karena faktor daya beli karena melemahnya perekonomian nasional.

“Penurunan penjualan ini karena ada yang (disebabkan oleh) imbas dari pandemi, (faktor melemahnya) ekonomi, pengetatan leasing, dan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membatasi penjualan mobil,” papar dia saat konferensi video di Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Selama bulan itu, Avanza masih menjadi penyumbang penjualan terbanyak yakni 1.887 unit. Disusul oleh Rush, Innova, Calya dan Agya. Sisanya dibukukan oleh model-model lainnya.

Ilustrasi, Toyota New Agya,- dok.Istimewa

Meski anjlok sanat dalam, namun Toyota tercatat masih menguasai pangsa pasar terbesar di pasar kendaraan bermotor roda empat selama bulan April tersebut, yakni 34,8%. Sebab – mesi belum ada data resmi yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) – namun Anton memperkirakan total penjualan ritel mobil di pasar Indonesia pada bulan tersebut sebanyak 24.276 unit.

“Di bulan Mei ini mudah-mudahan market share kita masih cukup kuat. Cuma, memang kita tidak bisa kontrol pasar yang menurun,” kata dia.

Sekadar catatan, data yang dirilis Gaikindo menunjukan sepanjang April tahun 2019 lalu penjualan ritel Toyota tercatat sebanyak 26.611 unit.Artinya, penjualan ritel di April tahun ini anjlok cukup dalam. (Chr)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS