Tonggak Sejarah Anyar Wuling: Produksi 22 Juta Unit, Logo dan MPV Baru

Tonggak Sejarah Anyar Wuling: Produksi 22 Juta Unit, Logo dan MPV Baru
Wuling Victory - dok.GM Authority

Liuzhou, Motoris – Pabrikan mobil asal Liuzhou – SAIC-GM-Wuling (SGMW) Motors menggoreskan catatan gemilang di perjalanan pabrikan. Tepat 25 Mei kemarin, pabrikan ini telah memproduksi kendaraan sebanyak 22 juta unit.

Seperti dilaporkan laman resmi perusahaan yang juga dilansir GM Authority dan China Daily belum lama ini, jumlah unit yang diproduksi tersebut merupakan total jumlah kendaraan yang diproduksi di empat pabrik milik SGMW. Empat pabrik itu berada di Liuzhou, Baojun, Qingdao, dan Chongqing.

Jumlah ini – termasuk produk yang diekspor ke 40 negara – merupakan akumulasi dari produksi yang dilakukan dalam rentang waktu 35 tahun. Sekadar catatan, kendati SGMW baru berdiri secara resmi pada tahun 2002, namun merek Wuling sudah eksis sejak tahun 1985.

SGMW Motors atau Wuling Motors memang telah menjadi merek global dengan produk yang tak hanya dikenal tetapi juga diterima konsumen di 40 negara lebih. Bahkan, catatan kinerja ekspornya terus merangkak naik.

Perayaan unit produksi Wuling yang ke 22 juta – dok.Wuling

Shanghai Securities News mencatat, sepanjang tahun 2019 lalu saja, tak kurang dari 26.138 unit kendaraan merek ini dikirim ke 40 negara. Jumlah tersebut meroket 73,5% dibanding ekspor sepanjang tahun 2018 – dengan jumlah negara tujuan juga 40 negara – yang sebanyak 26.138 unit.

Untuk memperluas wilayah pemasaran dengan daya saing yang tinggi, SGMW juga mendirikan basis produksi di luar negeri. Salah satunya, di Indonesia.

Pabrik di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, itu dibangun dengan investasi senilai US$ 700 juta atau sekitar Rp 10 triliun lebih (jika dikonversi ke nilai rupiah saat ini). Kapasitas produksinya mencapai 120.000 kendaraan.

Sampai saat ini sudah ada beberapa model yang dipoduksi, antara lain Wuling Confero, Wuling Cortez, dan Wuling Almaz. Bahkan, SUV Wuling Almaz telah diekspor ke beberapa negara.

Wuling Almaz varan 7 penumpang – dok.Motoris

Wuling Almaz yang secara resmi dipasarkan pada 27 Februari 2019 telah menjadi salah satu SUV medium terlaris di Tanah Air. Data Wuling Motors Indonesia menunjukan, sepanjang tahun 2019 lalu, SUV ini terjual ke diler (wholesales) sebanyak 9.743 unit.

Logo baru, produk baru
Selain merayakan pencapaian jumlah produksi yang mencapai 22 juta unit, pada hajatan 25 Mei kemarin itu, SGMW juga meluncurkan logo merek versi baru. Secara desain bentuk logo anyar itu tak berbeda atau tak berubah dibanding versi lawas, hanya warna dasar dan font yang digunakannya saja yang berbeda yakni dari merah menjadi silver.

Menurut Direktur Pemasaran SGMW, Zhou Xing, meski logo anyar hadir namun tak berarti logo lawas tak dipakai. Logo versi lawas tetap disematkan pada model-model produksi Wuling yang dipasarkan di pasar domestik Negeri Panda.

Sedangkan versi anyar digunakan untuk model yang dijual di luar negeri. Kelir baru itu diartikan sebagai ketahanan atau durabilitas yang tinggi. Selain itu melambangkan strategi anyar yang diracik pabrikan untuk berkiprah lebih banyak di ranah global.

Produksi Wuling ke-22 juta – dok.GM Authority.com

Pada momen itu pula, pabrikan ini memperkenalkan model MPV anyar bernama Victory. Meski belum disebutkan secara rinci jatidiri dan spesifikasinya, namun disebut-sebut sebagai MPV medium yang bakal merambah pasar dunia.

Victory diperkirakan memiliki formasi tempat duduk tiga baris. Wilayah Timur Tengah, Amerika Latin, dan Asia Tenggara disebut bakal menjadi bidikan pemasaran model anyar itu. (Lut/Ara)

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS