Nissan Resmi Tutup Pabrik di RI, Januari – April Penjualannya Segini

Nissan Resmi Tutup Pabrik di RI, Januari – April Penjualannya Segini
Ilustrasi, All New Datsun GO-Live Special Version - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Nissan Motor Company (Nissan) Kamis (28/5/2020) menyatakan telah resmi menutup salah satu pabriknya di Spanyol dan di Indonesia. Langkah itu disebut sebagai bagian dari restrukturisasi besar hingga 2023 untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

Pengumuman tersebut disampaikan secara langsung Chief Executive Officer (CEO) Nissan Makoto Uchida yang diunggah ke laman resmi perusahaan, Kamis (28/5/2020). Uchida menyebut Nissan akan fokus ke pabriknya yang berada di Thailand dan menjadikannya sebagai basis produksi ASEAN dengan menggandeng mitra aliansinya (Mitsubishi dan Renault).

“Kami akan berkonsentrasi ke kompetensi utama dan meningkatkan kualitas bisnis kami, sembari tetap  mempertahankan disiplin neraca keuangan dan fokus pada peningkatan pendapatan bersih untuk meraih keuntungan,” papar Uchida.

Nissan X-Trail Facelift yang dipasarkan di Indonesia- dok.Motoris

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari hingga April penjualan mobil Nissan dari pabrik ke diler (wholesales) masih sebanyak 2.429 unit. Meski, jumlah tersebut ambrol dibanding penjualan di periode sama tahun 2019 yang asih sebanyak 4.804 unit.

Jumlah wholesales Nissan selama empat bulan pertama tahun itu berasal dari penjualan Januari yang sebanyak 585 unit dan Februari 845 unit. Kemudian, dari penjualan selama Maret yang sebanyak 600 unit, dan April 58 unit.

Sekadar catatan, pabrik Nissan di Indonesia yang ditutup berada di Purwakarta, Jawa Barat. Sejatinya pabrik ini sudah sejak Februari 2019 tidak memproduksi mobil Nissan Grand Livina dan hanya memproduksi mobil Datsun, sampai Nissan resmi menyetop produksi mobil Datsun di pabrik tersebut awal 2020 ini.

Nissan New Livina – dok.Motoris

Sedangkan model-model lain seperti Nissan Juke, Nissan Serena, Nissan Terra, dan Nissan X-Trail didatangkan dari luar negeri. Mereka diimpor dari beberapa negara.

Beberapa waktu sebelumnya, Head of Communication Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani yang dikonfirmasi menegaskan, layanan purna jual produk Nissan di Indonesia tidak akan berubah. “Nissan hanya menghentikan produksi. Bukan keluar atau menghentikan operasi di Indonesia. Kami tetap fokus melakukan penjualan dan layanan purna jual di Indonesia, bahkan akan memperkuat merek dengan peluncuran model baru,” tandas dia.

Sementara, data Gakindo menunjukan sepanjang Januari – April, Datsun GO terjual ke diler (wholesales) sebanyak 215 unit, dan Datsin GO+ sebanyak 85 unit. Penjualan tersebut dibukukan selama tiga bulan yakni dari Januari hingga Maret, sementara di bulan April penjualannya telah nihil.

Ragam varian Datsun yang dipasarkan Datsun Indonesia – dok.Istimewa

Secara keseluruhan, berikut wholesales mobil Nissan dan Datsun sepanjang Januari – April 2020:

Mobil                   Unit

Nissan Livina    1.196

Nissan Juke             5

Nissan X-Trail       95

Nissan Terra        614

Nissan Navara       16

Nissan Serena     203

Datsun GO           215

Datsun GO+          85

Sumber: Gaikindo, 2020. (Fer/Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This