Lepaskan Diri dari Corona, Penjualan Mobil di Cina Terus Naik

Lepaskan Diri dari Corona, Penjualan Mobil di Cina Terus Naik
Ilustrasi, suasana di sebuah diler mobil di Cina - dok,Bloomberg

Beijing, Motoris – Setelah menyatakan membuka (unlockdown) kota Wuhan, provinsi Hubei – yang meru[akan kota tempat asal muasal wabah virus corona diketahui menggejala pada pekan pertama Maret lalu – penjualan mobil di Cina berangsur naik. China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) bahkan menyebut penjualan mobil sepanjang Mei kemarin diprediksi naik lagi, setelah bulan sebelumnya diketahui naik.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (2/6/2020), asosiasi itu menyebut penjualan sepanjang ei diprediksi naik 11,7% dibanding bulan yang sama tahun lalu.

“Dalam pernyataan yang diunggah di akun resmi WeChat, CAAM mengatakan penjualan kendaraan diperkirakan naik menjadi 2,14 juta unit pada Mei. Jumlah itu disebut didasarkan pada data penjualan yang dikumpulkan dari perusahaan-perusahaan utama, meski tanpa memberikan rincian lebih lanjut,” tulis kantor berita Inggris itu.

Namun, lanjut Reuters, lembaga itu memperkirakan penjualan mobil di Negeri Panda selama Januari hingga Mei masih turun 23,1% dibanding periode sama tahun lalu. Di lima bulan bulan pertama tahun ini penjualan sebanyak 7,9 juta unit.

Ilustrasi, produksi mobil di Cina – dok.Financial Times

Cina yang merupakan pasar mobil terbesar di dunia menjadi harapan bagi produsen mobil di dunia selama masa pandemi virus corona (Covid-19) merebak Mereka yang berharap itu antara lain Volkswagen dan General Motors.
CAAM juga menyatakan penjualan mobil di negeri dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia itu, selama April diklaim naik 4,4% dibanding April 209.

Sebelumnya asosiasi itu mengingatkan, jika Cina mampu memberantas wabah corona secara efektif, maka penjualan mobil diperkirakan hanya turun 15% tahun ini, tetapi jika pandemi itu berlanjut maka penurunan bisa mencapai 25% atau lebih. Tahun lalu penjualan mobil di negara ini tercatat mencapai 25 juta unit.

Kabar kembali naiknya penjualan mobil di Cina yang mulai terjadi bulan April juga diwartakan The Wall Street Journal, belum lama ini, Mengutip kalangan industri lokal, media ini menulis sepanjang April penjualan mobil di negara itu naik 4,4% dibanding bulan yang sama tahun lalu. Jumlahnya 2,07 juta unit.

“Pasar mobil Cina tumbuh pada bulan April, dan membendung keruntuhan penjualan yang terjadi sejak awal tahun yang dipicu oleh lockdown akibat wabah virus corona. Kenaikan penjualan ini sekaligus mengakhiri penurunan yang terjadi selama 21 bulan berturut-turut di pasar mobil terbesar dunia itu,” tulis media tersebut.

Ilustrasi, sebuah diler Mitsubishi Motors di Cina – dok.US News Money

Padahal, pernyataan China Passenger Car Association (CPCA) yang dilansir South China Morning Post, belum lama ini menyebut sepanjang Maret penjualan mobil di negara itu ambrol 40,8% year on year. Jumlahnya menjadi 1,08 juta unit.

“Karena upaya untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona telah membawa dampak ke ekonomi nasional,” bunyi pernyataan lembaga tersebut.

Penurunan di bulan itu meneruskan bulan sebelumnya, atau Februari. Pada bulan kedua itu penjualan diketahui kongsor sangat dalam hingga 79%. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This