Distribusi Triber Terhadang Corona, Ini Penjualan Renault Indonesia

Distribusi Triber Terhadang Corona, Ini Penjualan Renault Indonesia
Ilustrasi, diler Renault di Serpong, Tangerang Selatan - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) beberapa waktu lalu menyatakan proses distribusi Renault Triber ke konsumen yang sedianya dijadwalkan mulai Maret lalu harus molor karena dampak wabah corona yang menyebabkan terganggunya kegiatan ekonomi, termasuk ekspor India, negara dimana Triber diproduksi. Padahal, MRI sejak beberapa waktu lalu menyebut-nyebut pihaknya telah mengantongi peesanan Triber hingga 1.500 unit saat meluncurkannya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Chief Operationg Officer (COO) PT MRI, Davy J Tuilan dalam diskusi virtual, di Jakarta, Senin (18/5/2020) lalu menyebut penundaan pengiriman kemungkinan berlangsung hingga lima bulan terhitung mulai dari jadwal yang direncanakan semula.

“Jadi, soal keterlambatan ini hanya masalah kesiapan di negara pengekspor saja (India). Karena di sana kan juga terdampak Covid-19 (wabah virus Corona, sehingga ada lockdown. Kami di Indonesia hanya mengikuti jadwal pengiriman dari negara yang mengekspor Triber itu,” papar dia.

Renault Triber AMT – dok.Gaadiwaadi.com

Namun, Davy tak menampik ada sejumlah pemesanan yang dibatalkan oleh calon konsumen. Alasannya, mereka tak betah menunggu berlama-lama. “Ada inden yang batal karena pemesan yang tidak bisa menunggu terlalu lama. Kalau pemesanan, saat di GIIAS itu kita dapat pemesanan 1.500 unit. Tetapi, kita perlu data ulang, karena ada konsumen yang dulu pesan (saat model bertransmisi manual), begitu ada yang transmisi matik, mereka berganti,” ujar Davy.

Sementara, data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di rentang Januari – Mei lalu, total penjualan ritel atau penjualan ke konsumen Renault di Indonesia yang dijajakan oleh MRI hanya 72 unit. Dan tentu, angka penjualan sebanyak itu bukan hanya Renault Triber saja, tetapi juga model-model lain yang dijual MRI.

Jumlah penjualan kumulatif selama lima bulan pertama itu berasal dari penjualan bulan Januari yang sebanyak 15 unit, Februari 14 unit, dan Maret 17 unit. Sedangkan dari bulan April 2 unit, dan Mei 24 unit.

Ilustrasi, Renault Triber – dok.Motoris

Sedangkan khusus penjualan ke diler (wholesales) Renault Triber saja, sepanjang Januari hingga Mei tercatat hanya sebanyak 23 unit. Data Gaikindo menyebut, wholesales itu dilakukan mulai Maret yakni 9 unit, April 2 unit, dan Mei 12 unit.

Adapun di Januari hingga Februari penjualan ke diler masih kosong alias nihil. Sebelumnya, Davy yang dihubungi Kamis (27/2/2020) lalu di Jakarta, mengatakan proses pengiriman (distribusi) unit Renault Triber ke diler, baru akan dilakukan pada April 2020.

“Renault Triber mulai masuk Indonesia pada pertengahan Maret, dan kita targetkan April itu sudah tersebar (wholesales) ke seluruh diler yang ada di Indonesia,” ujar dia saat itu.

COO MRI Davy Tuilan mendemonstrasikan kapasitas bagasi Renault Triber – dok.Motoris

Hingga Februari lalu, MRI telah mempunyai 12 gerai di Indonesia. Mereka tersebar di wilayah DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Samarinda, Jambi, serta Medan. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This