Kinerja Melemah Karena Corona, BMW Bakal PHK 10.000 Pekerja

Kinerja Melemah Karena Corona, BMW Bakal PHK 10.000 Pekerja
Ilustrasi, BMW X5 versi terbaru - dok.Motoris

Munich, Motoris – Bayerische Motoren Werke (BMW) menyatakan tidak akan memperpanjang kontrak 10.000 karyawan kontrak yang salam ini dipekerjakannya, seiring dengan pengurangan kapasitas produksi. Cara ini ditempuh untuk berkelit dari dampak wabah virus corona yang menjangkiti global – termasuk negeri asal BMW, Jerman- agar masa depan perusahaan tetap berkelanjutan.

Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (20/21/2020), BMW menyatarakan, pada Jumat (19/6/2020) manajemen perusahaan telah mencapai kesepakatan dengan dewan karyawan dalam pembahasan terkait nasib para karyawan dalam upaya mencapai masa depan yang berkelanjutan di tengah impitan keadaan. Sementara, Chief Financial Officer BMW, Nicolas Peter menyatakan sebelumnya pabrikan sudah berencana untuk memangkas jumlah karyawan 5.000 – 6.000 orang pada tahun 2022 nanti.

Dalam laporan keuangan selama kuartal pertama pertama 2020 (Januari – Maret lalu), Ketua Dewan Manajemen BMW AG Oliver Zipse mengatakan BMW Group bertindak cepat menyikapi perkembangan baru wabah virus corona. Termasuk menyiapkan sejumlah skenario untuk menyikapinya.

BMW X5 versi terbaru diharapkan mampu memacu denyut nadi penjualan BMW di Indonesia – dok.Motoris

Terlebih, kata dia, BMW juga berrencana untuk melakukan pembatasan operasi pabrik dalam beberapa waktu ke depan. Terlebih, permintaan produk yang dihasilkan grup BMW (BMW, MINI, dan Rolls-Royce) sepanjang kuartal pertama juga aambles.

Tercatat, di rentang Januari – Maret lalu, total kendaraan dari semua merek di bawah grup ini hanya terjual 477.111 unit. Jumlah ini ambles 20,6% dibanding penjualan secara global sepanjang kurun waktu yang sama tahun 2019. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS