Mitsubishi akan Lebih Fokus ke ASEAN, Ini Alasannya

Mitsubishi akan Lebih Fokus ke ASEAN, Ini Alasannya
Mitsubishi Triton versi terbaru - dok.Istimewa

Tokyo, Motoris – Sepanjang tahun fiskal 2019/2020 (April 2019 – 31 Maret 2020) lalu Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mencatatkan ambrolnya laba operasi hingga 89%, dan mengwalai tahun fiskal 2020/2021 dengan tatangan berat yakni wabah virus corona (Covid-19) global. Lantaran itulah, MMC meramu kembali strategi globalnya untuk fokus ke pasar Asia Tenggara (ASEAN) dan Oceania.

Seperti dilaporkan Autoindustriya dan Automotive News, Selasa (23/6/2020), pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer MMC, Takao Kato dalam rapat pemegang saham, di Tokyo, beberapa hari lalu. Kato menegaskan, MMC akan mengalihkan konsenrasi dari Eropa dan Cina ke wilayah tersebut, demi efisiensi melalui penetapan skala prioritas kepada wilayah yang selama ini memberi kontribusi penjualan terbesar.

Fakta berbicara. Seperti dilaporkan Global Market Insight sepanjang 2018 – 2019 lalu, dari 1,244 juta mobil yang dilego Mitsubishi, ternyata 30%-nya merupakan disumbang oleh pasar di wilayah ASEAN.

Ilustrasi, Mitsubishi Pajero Sport – dok.Motoris

Namun, Kato buru-buru menjelaskan, langkah itu bukan berarti akan meninggakan Eropa dan Cina. Kedua wilayah tersebut masih digarap, terlebih hingga kini penjualan di wilayah tersebut juga masih tumbuh, tetapi masih belum memberikan kontribusi ke laba yang memadai.

Sebelumnya, laporan kinerja tahun fiskal 2019/2020 MMC yang dikutip Reuters belum lama ini menyatakan laba operasi di periode itu ambrol hingga 89%yakni dari 111,8 miliar yen menjadi 12,8 miliar yen. Sedangkan penjualannya 1,13 juta unit atau menciut sekitar 9% menyusul merosotnya penjualan di Cina dan Asia Tenggara.

Selain menjadi reformulasi strategi, langkah fokus ke ASEAN dan Oceania juga merupakan tugas dari aliansi Nissan – Renault – Mitsubishi. Dalam tugas di wilayah ini Mitsubishi bakal bertindak sebagai pemimpin dalam penelirian dan pengembangan (R & D) bagi aliansi tersebut.

Chief Executive Officer Mitsubishi Motor Corporation, CEO Takao Kato – dok.Istimewa via Autoindustriya

Anggota aliansi lainnya akan mengikutinya dengan menyodorkan produk-produk yang menjadi pelengkap dari varian produk yang disajikan Mitsubishi. Selama ini, MMC di ASEAN dan Oceania menyuguhkan varian SUV, MPV, dan pikap.

“Strategi kami dalam produk adalah memprioritaskan varian pikap, SUV berbasis pikap, serta MPV untuk pasar ASEAN. Kami akan memperkuat produk yang ada dan terus melakukan pegembangannya,” imbuh Kato. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This