Kejar VW dan Toyota, Fiat – Peugeot Tak Sabar Merger

Kejar VW dan Toyota, Fiat – Peugeot Tak Sabar Merger
Ilustrasi, Fiat-PSA - dok.Nikkei

Amsterdam, Motoris – Fiat Chrysler (FCA) dan Peugeot SA (Peugeot) sudah tak sabar untuk segera menyatukan diri dengan menjadi satu perusahaan dengan komposisi saham 50% : 50%. Mereka bahkan bertekad langkah yang sejatinya telah dirintis sejak tahun lalu itu, sudah harus terwujud pada kuartal pertama tahun 2021 nanti.

“Meski, ada tantangan besar akibat dampak Covid-19, namun terlepas dari itu semua dapat mengkonfirmasi bahwa kerja tim kami menuju merger terus berlanjut. Dan kami ingin mecapai tujuan kami untuk merger itu pada kuartal pertama tahun depan (20121),” papar Bos FCA, John Elkann seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (27/6/2020), lalu.

Bahkan, lanjut dia, kondisi yang terjadi akibat dampak wabah virus tersebut, justeru memperkuat logika untuk segera menyelesaikan merger itu. Terutama, untuk mewujudkan teknokogi robotik dalam proses produksi.

Pada awal Juni lalu, FCA tekah menunjuk Paolo Carmassi sebagai Chief Executive untuk pryek robotil tersebut. Penggunaan teknologi itu tak hanya diyakini bakal meningkatkan efisiensi ongkos produksi, tetapi juga menunjang kualitas produk.

Ilustrasi, Grup PSA yang merupakan induk dari Peugeot, Citroen, dan Opel – Vauxhall – dok.Reuters

Beberapa waktu lalu, Reuters yang mengutip sumber d internal pabrikan melaporkan, merger dua pabrikan tersebut bertujuan untuk memcau diri menjadi perusahaan terbesar keempat di dunia. Selama ini tiga terbesar pabrikan – dalam hal aset – adalah Volkswagen (VW), aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, dan Toyota.

Salah satu bocoran isi perjanjian merger itu adalah,penggelontoran dana investasi senilai US$ 50 miliar. Mereka akan membentuk perusahaan anyar yang berkantor pusat di Belanda.

“Saham perusahaan anyar ini bakal dicatatkan di bursa saham di Paris, Milan dan New York. “Bos Peugeot Carlos Tavares didapuk sebagai CEO sedangkan pimpinan Fiat John Elkann sebagai chairman perusahaan,” tulis Reuters.

Pekerja tengah merakit mobil di pabrik milik Fiat-Chrysler Automobile – dok.CNBC

Melalui kongsi ini, kedua belah pihak akan mendapatkan keuntungan Fiat-Chrysler akan mendapatkan akses ke platform kendaraan Peugeot yang dinilai lebih modern. Alhasil, dapat membantu Fiat – Chrysler memenuhi ketentuan standar emisi terbaru yang semakin ketat.

Pada sisi lain Peugeot (PSA) mendapat manfaat dari kemajuan bisnis yang telah direngkuh Fiat-Chrysler. Ternasuk tak perlu repot-repot membuka pasar baru, dengan membangun jaringan baru dengan segala tetek bengeknya. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This