Penjualan Mobil di Jepang Saat Krisis, Toyota Masih Terlaris

Penjualan Mobil di Jepang Saat Krisis, Toyota Masih Terlaris
Ilustrasi, Toyota Raize TRD - dok.Toyota

Jakarta, Motoris – Total penjualan mobil buatan merek asal Jepang di seluruh dunia sepanjang Mei kemarin merosot dibanding bulan yang sama tahun 2019, maupun dibanding bulan sebelumnya, karena “terkoyak” dampak wabah virus corona. Dalam kondisi krisis itu, Toyota  secara grup maupun individu masih membukukan penjualan yang terbanyak.

Laporan kinerja bulanan Toyota yang dilansir laman resmi perusahaan dan Automotive World, Senin (29/6/2020) menunjukkan, penjualan global Grup Toyota ( terdiri dari Toyota, Daihatsu, dan Hino) per Mei lalu mencapai 609.460 unit dan masih menjadi peringkat pertama di antara merek Jepang yang ada. Meski jumlah penjualan ini turun 34% dibanding bulan yang sama tahun lalu.

Sedangkan, seperti dilansir Japan Times dan Just-Auto belum lama ini, Toyota (secara individu) juga masih mencengkeram porsi “kue” pasar kendaraan penumpang di negeri sendiri – Jepang – sepanjang Januari hingga Mei lalu. Data yang dihimpun Japan Automobile Manufacturers Associations (JAMA) menunjukkan di  lima bulan pertama itu penjualan mobil dan kendaraan komersial di Negeri Matahari Terbit tercatat sebanyak 1.860.404 unit.

Honda Fit versi terbaru atau generasi keempat saat dipamerkan di hajatan Tokyo Motor Show 2019 – dok.Motoris

Jumlah itu melorot 19,2% dibanding kurun waktu sama tahun 2019 yang sebanyak 2.303.202 unit, dan dari jumlah tersebut, Toyota melego 581.199 unit. Jumlah tersebut jauh di atas penjualan Honda yang sebanyak 264.871 unit, Suzuki 242.855 unit, Daihatsu 231.020 unit, Nissan 196.381 unit, dan Mazda 78.905 unit.

Sepanjang Januari – Mei itu, penjualan semua merek tersebut ambles dibanding periode yang sama tahun lalu. Penyusutan penjualan yang dibukukan Toyota di sepanjang waktu tersebut sebesar 12,6%, Honda 21, 2%, Suzuki 25%, Daihatsu 20,6%, Nissan 24,8%, dan Mazda 12,4%.

Sekadar catatan, selama lima bulan itu penjualan penjualan kendaran penumpang sebanyak 1.542.089 unit atau ambles 19,6% dibanding lima bulan pertama 2019. Penjualan truk ambrol 17,2% menjadi 313.021 unit, dan penjualan bus terperosok 16% atau hanya sebanyak 5.294 unit. (Fer/Ara)(Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS