Lima Bulan Pertama, Pasar Mobil Impor Vietnam Dikuasai Indonesia

Lima Bulan Pertama, Pasar Mobil Impor Vietnam Dikuasai Indonesia
Ilustrasi Ekspor Toyota Kijang Innova - dok.Istimewa

Ho Chi Minh, Motoris – Sepanjang Januari – Mei Indonesia tercatat masih menguasai pasar mobil impor Vietnam, dengan total 15.074 unit. Jumlah itu, setara dengan 53% dari total mobil impor di Negeri Paman Ho tersebut sepanjang lima bulan pertama yang tercatat sebanyak 28.532 unit.

Seperti dilaporkan Vietnam Explorer dan Vietnam Times belum lama ini, data yang dilaporkan Departemen Bea Cukai Vietnam (GDVC) menunjukkan, jumlah ekspor Indonesia tersebut lebih banyak dibanding Thailand. Selama ini, Thailand tercatat sebagai negara pengekspor kendaraan roda empat atau lebih terbanyak ke Vietnam.

Negara itu sejak tahun 2016 menjadi pengekspor terbesar ke Vietnam dan bahkan ke sejumlah negara-negara Asia Tenggara lainnya. Sebab, produksi kendaraan roda empat atau lebih Thailand telah mencapai 2 juta unit lebih, sedangkan Indonesia baru 1,2 juta unit.

Tetapi,  di rentang lima bulan pertama itu, Negeri Gajah Putih tersebut hanya menguasai 34% lebih pasar mobil impor negeri itu.  Sehingga, Indonesia dan Thailand di kurun waktu itu mencengkeram hampir 90% pasar mobil impor di Vietnam.

Ilustrasi, kendaraan komersial ringan Suzuki Carry. Kendaraan komersial ini juga dikespor ke berbagai negara- dok.Motoris

Porsi pasar mobil impor yang dikuasai Indonesia dan Thailand itu tak berubah sejak Maret lalu. Sebelumnya, GDVC juga mencatat sepanjang Maret atau bulan ketiga tahun ini, impor mobil utuh (CBU) Vietnam tercatat sebanyak 12.151 dengan nilai US $ 224 juta.

Jumlah ini naik 18% dibanding bulan Februari atau bulan sebelumnya. Jumlah kendaraan yang didatangkan, terbanyak berasal dari Indonesia. “Mobil yang diimpor sepanjang Maret, 90% berasal dari Indonesia dan Thailand. Dari Indonesia sebanyak 6.914 mobil dan Thailand dengan volume 4.013 unit,” bunyi keterangan data yang dilansir lembaga tersebut.

Vietnam Automobile Manufacturers Association (VAMA) menyebut di sepanjang kuartal pertama atau dari Januari hingga Maret, jumlah kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang diimpor ambles 32,6% dibanding periode sama tahun 2019. Totalnya hanya sebanyak 26.637 unit. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS