Sampai Juni, Penjualan Global BMW Masih di Bawah Mercy

Sampai Juni, Penjualan Global BMW Masih di Bawah Mercy
Ilustrasi, proses produksi Mercedes-Benz CLA 2020 - dok.Istimewa via Performance Drive

Stuttgart, Motoris – Dua pabrikan asal Jerman yakni Bayerische Motoren Werke (BMW) dan Daimler AG dengan merek Mercedes-Benz (Mercy) selama ini dikenal sebagai penguasa pasar mobil mewah dunia. Sepanjang paruh pertama tahun ini atau di Januari hingga Juni, penjualan BMW ternyata masih tertinggal oleh Mercy.

Seperti diwartakan laman Auto Tech Review, akhir pekan lalu, laporan kinerja Mercedes-Benz yang dirilis Daimler menunjukkan, total penjualan mobil penumpang Mercy (termasuk van) sebanyak 1.071.136 unit. “Di pasar Eropa Mercedes-Benz mengirim 313.490 unit kendaraan ke pelangga selama kurun waktu Januari – Juni,” bunyi pernyataan pabrikan.

Sementara di wilayah Asia-Pasifik, perusahaan yang berbasis di Stuttgart ini berhasil melego mobil sebanyak 259.404 unit. Jumlah ini naik 8,9% dibanding rentang waktu sama tahun 2019. “Tonggak baru ini dicapai terutama karena perkembangan positif di pasar terbesar di dunia, yakni Cina,” klaim Mercedes-Benz.

Di Negeri Tirai Bambu itu, penjualan di enam bulan pertama itu tercatat sebanyak 207.107 unit. Sedangkan di wilayah Amerika Utara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko) mobil yang dijajakan laku sebanyak 146.538 unit, atau merosot 16%.

Ilustrasi, Mercedes-Benz – dok.Istimewa

Anggota Dewan Manajemen Daimler AG & Mercedes-Benz AG yang bertanggung jawab untuk pemasaran & penjualan, Britta Seeger, mengatakan Mercedes-Benz semakin mengintensifkan kontak pelanggannya pada kuartal kedua menggunakan berbagai layanan dan alat digital.

“Pengiriman varian hybrid plug-in ke pembeli di Eropa sebanyak empat kali lipat lebih sejak awal tahun dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya. Jumlah pesanan xEV saat ini yang diterima oleh Mercedes-Benz Cars, merupakan tanda positif untuk paruh kedua tahun 2020 ini,” ujar dia.

Sedangkan laporan kinerja penjualan BMW Group menunjukkan, di Januari – Juni sebanyak 962.575 unit mobil yang terjual. Jumlah ini ambrol 23% dibanding periode sama tahun 2019 lalu.

“Kami terus mengikuti perkembangan permintaan global dengan sangat erat dan terus merencanakan berbagai skenario. Sehingga, kami dapat merespon dengan cepat ketika kawasan di seluruh dunia pulih dari pandemi coronavirus,” papar Anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab pada penjualan, merek, dan pelanggan, Pieter Nota, dalam keterangan resmi yang dilansir Selasa (14/7/2020).

Ilustrasi, proses produksi mobil BMW – dok.Istimewa via The Driven

Seperti halnya Mercy, penjualan BMW juga meletup karena permintaan di Cina yang menanjak ketika sejumlah wilayah di negara berpenduduk terbanyak di dunia membuka diri setelah diberlakukan penutupan wilayah (lockdown).

“Kami melihat perkembangan positif di Cina, di mana di kuartal kedua penjualan kami lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” ujar Nota.

Padahal, total penjualan yang dibukukan oleh BMW ini bukan cuma mobil merek BMW saja, tetapi juga merek lain yang berada di bawah oayung grupnya. Seperti diketahui, BWM Group itu terdiri dari merek premium BMW, MINI, dan Rolls-Royce yang dijajakannya di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS