Tahun 2017- 2019 Pangsa Pasar Mobil Korea di ASEAN Mencuat, Jepang Menciut

Tahun 2017- 2019 Pangsa Pasar Mobil Korea di ASEAN Mencuat, Jepang Menciut
Ilustrasi Hyundai - dok.goodfon.ru

Seoul, Motoris – Korea Automobile Manufacturers Association atau Asosiasi Produsen Otomotif Korea (KAMA) menyatakan, porsi kiprah produsen mobil asal Korea Selatan di wilayah regional Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) selama tiga tahun terakhir naik signifikan. Terutama di enam negara yang merupakan pasar utama mereka yakni di Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina.

Dalam pernyataan resmi Rabu (22/7/2020) yang dilansir kantor berita Yonhap, Kamis (23/7/2020), KAMA menyebut sepanjang tahun 2019 misalnya, pangsa pasar yang berhasil direbut pabrikan asal Korea Selatan di enam negara itu mencapai 5,2%. Total unit kendaraan yang terjual sebanyak 184.595 unit.

“Peningkatan yang terjadi, terutama didorong oleh permintaan yang menguat di Vietnam,” bunyi keterangan KAMA.

Jumlah yang dibukukan di tahun 2019 tersebut naik lumayan dibanding angka penjualan sepanjang tahun 2018 yang sebanyak 168.834 unit. Dimana pangsa pasar yang direnggut produsen asal Korea Selatan baru 4,7%.

Ilustrasi, SUV Hyundai Santa Fe yang dijual di Indonesia – dok.Motoris

Sementara di tahun 2017, penjualan yang dibukukan pabrikan asal Negeri Ginseng itu tercatat baru sebanyak 133.937 unit. Pangsa pasar yang berhasil dicuil dari total penjualan di enam negara tersebut, baru 4%.

“Dalam beberapa tahun terakhir, produsen mobil Korea meningkatkan pengiriman kendaraan mereka ke Vietnam dalam bentuk unit completely knockdown (CKD), yang dapat dirakit di pabrik lokal untuk menghindari tarif mobil yang berat,” ungkap peneliri perdagangan di KAMA, Seo Jin-won.

Dari enam negara yang menjadai pasar utama, peningkatan permintaan memberi kontribusi terbesar dalam penjualan pabrikan. Namun, pengiriman mobil dalam CKD ke negara-negara lainnya di ASEAN tak berimbang dengan penjualan, karena pasar mereka melemah.

Sebagai contoh, lanjut dia, produsen-produsen mobil asal Jepang – yang selama ini menjadi penguasa pasar di enam negara itu – sepanjang tahun 2019 hanya menjual 2,63 juta unit produknya. Penjualan sebanyak itu diklaim setara dengan 74% penguasaan pangsa pasar.

Ilustrasi, Kia Seltos, – dok.Autoindustriya

Namun, kata Jin-won, pangsa pasar itu melorot dibanding tahun 2018 yang sebesar 76%, atau tahun 2017 yang segede 77%. Artinya, pangsa pasar produsen Negeri Matahari terbit itu menciut, dan Korea Selatan mencuat.

CATEGORIES
TAGS
Share This