BMW Mulai Produksi SUV X5 Berbahan Bakar Hidrogen Pada 2022

BMW Mulai Produksi SUV X5 Berbahan Bakar Hidrogen Pada 2022
BMW i Hydrogen Fuel Cell - dok.Istimewa

Munich, Motoris – Bayerische Motoren Werke (BMW) AG menyatakan, proses produksi mobil berbahan bakar hidrogen – model perdana BMW X5 – akan dimulai pada tahun 2022 nanti. Jumlah unit yang diproduksi masih terbatas.

Pernyataan tersebut diungkapkan langsung Chief Executive Officer Oliver Zipse, seperti dilaporkan Bloomberg, akhir pekan lalu. Langkah itu dilakukan BMW karena teknologi merupakan ujung tombak bagi produk BMW sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman.

“Model dengan teknologi  tinggi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, akan  memiliki potensi menjadi penopang lain bagi portofolio poduk BMW,” kata Zipse.

Menurut dia, sel bahan bakar hidrogen telah lama dilihat sebagai alternatif karena teknologi ini menyediakan pengisian bahan bakar yang cepat, namun mampu membawa mobil menempuh jarak yang jauh. Bahkan, kehadiran bahan bakar ini menjadi alternatif solusi bagi masalah yang selama ini dihadapi kendaraan listrik yakni proses pengisian daya dan ketersediaan sumber daya tersebut.

Tampilan belakang BMW i Hydrogen Fuel Cell saat dipamerkan di hajatan Frankfurt Motor Show 2019 – dok.Motor1

Pengembangan mobil berbahan bakar hidrogen dalam beberapa bulan terakhir menghadapi hambatan karena dampak wabah virus corona (Covid-19) terhadap perekonomian dunia. Sebab, pengembangan mobil ramah lingkungan ini membutuhkan dana yang tak kecil.

Sebelumnya, seperti dilaporkan New Atlas, dan Forbes, belum lama ini, dalam pengembangan kendaraan hidrogen itu, BMW berkolaborasi dengan Toyota Motor Corporation.Kerjasama seperti ini bukanlah kali pertama, bagi mereka, pasalnya keduanya telah berhasil memproduksi obil sport kembar, BMW Z4 dan Toyota Supra.

BMW membutuhkan dukungan teknologi Toyota. Sebab Toyota bisa dibilang telah berhasil mengembangkan dan membangun mobil berbahan bakar hidrogen, yakni Toyota Mirai.

Raksasa otomotif dunia asal Jepang itu telah memulai pengembangan mobil berbahan bakar hidrogen sejak tahun 1992. Bahkan mulai menyewakan FCV di Jepang pada tahun 2002.

BMW i Hydrogen Fuel Cell BMW X5) saat dipamerkan di hajatan Frankfurt Motor Show 2019 – dok.Motor1

Sementara, BMW pada September 2019, di hajatan Frankfurt Motor Show, telah memamerkan prototipe kendaraan berbahan bakar hidrogen yang dinamainya, “The i Hybdrogen Nex” dengan basis BMW X5. “Prototipe BMW X5 yang menggunakan bahan bakar sel atau hidrogen (FCV) semburan tenaganya diharapkan bisa mencapai hingga 374 PS,” tulis sebuah laporan pengembangan mobil BMW itu. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS