Di RI Baru Dikenal Truknya, di Cina Selama Semester I FAW Merajalela

Di RI Baru Dikenal Truknya, di Cina Selama Semester I FAW Merajalela
Seorang pengunjung pameran 17th China Changchun International Automobile Expodi Changchun, 10 Juli lalu melihat dengan teliti sedan Hongqi H5 - dok.Xinhuanet

Changchun, Motoris – Merek FAW yang merupakan bagian dari First Automotive Works (FAW) Group Co, Ltd, hingga kini di Indonesia hanya dikenal sebagai merek truk, dan hingga Mei lalu penjualannya terbilang cukup lumayan. Namun, di negeri asalnya – Cina – pabrikan yang berkantor pusat di Changchun (Provinsi Jilin), penjualan mobil penumpangnya cukup merajelela.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhuanet dan Sino Auto, Selasa (28/7/2020), pabrikan yang berdiri sejak tahun 1953 sebagai perusahaan milik negara – dan kini memiliki divisi FAW Car Company, Tianjin FAW Xiali Automobile Co Lt, dan Changchun FAWAY Automobile Components Co Ltd – itu selama semester pertama penjualan naik. Meski sejak Desember 2019 hingga April, Negeri Tirai Bambu itu didera wabah virus corona, namun total penjualan FAW di rentang januari – Juni mencapai 1,63 juta unit lebih, atau naik 2,3% dibanding semester pertama 2019.

Merek sedan mewah miliknya – Hongqi – selama enam bulan pertama menjual 70.000 unit sedan. Jumlah itu menanjak 110,7% dibanding semester pertama 2019. Hongqi yang artinya “bendera merah” didirikan pada tahun 1958.

Sedangkan Jiefang, merek truk besar miliknya, di periode tersebut melego 278.200 unit truk. Angka penjualan ini naik 35,6% dibanding enam bulan pertama 2019.

All New Hongqi H9, sedan mewah terbaru FAW Hongqi diluncurkan di Cina – dok.Chinapev.com

Anak perusahaannya yang lain, yakni yang berkongsi dengan Volkswagen, maupun yang berkongsi dengan Toyota ( FAW Toyota) juga melaporkan penjualan yang baik. “Penjualan FAW yang memuaskan sepanjang semester pertama, ditopang oleh reformasi kelembagaan dan fokus FAW untuk mengembangkan produk iterative dari merek domestik milik sendiri sejak beberapa tahun terakhir,” tulis Xinhua.

Sejak tahun 2007, FAW Group telah melakukan reformasi internal. Mereka melakukan penyesuaian personel skala besar dan rebranding, selain merestrukturisasi pusat teknologi dan mendirikan kantor pusat R&D.

“Restrukturisasi membantu bagian penelitian, produksi dan pemasaran untuk berinteraksi lebih baik satu dengan yang lain,” kata Kepala Departemen Manajemen Bisnis, Teknologi, dan Inovasi Baru FAW Group, Li Hongjian.

Salah satu varin di jajaran sedan Hongqi H5 – dok.Chinapev.com

Bahkan, grup ini pada September 2018 telah merekrut mantan Direktur Desain Rolls-Royce, Giles Taylor sebagai Global Vice President of Design dan Chief Creative Officer. Dia diberi tugas untuk menciptakan strategi desain yang unik dan konsep gaya sedan mewah FAW, Hongqi.

Hasil semua upaya itu ternyata  tokcer. Terbukti, sedan Hongqi pada tahun 2019 lalu memenuhi target penjualan 100.000 unit. Dengan produknya yang kini bergaya desain lebih muda dan lebih berorientasi pasar, Hongqi bahkan berencana untuk meluncurkan 21 model baru dalam lima tahun ke depan.

Ilustrasi, FAW Indonesia memberikan jaminan suku cadang dan pelatihan mekanik kepada perusahaan pembelinya – dok.Motoris

Merek itu mematok target, penjualan telah mencapai 600.000 unit pada tahun 2025 nanti.  Tahun ini, target penjualan merek itu dipatok naik dua kali lipat dibanding tahun 2009.

Sementara itu, di Indonesia, data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, total penjualan langsung ke konsumen (ritel) truk FAW sepanjang Januari – Mei sebanyak 130 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan selama Januari yang sebanyak 18 unit, Februari 48 unit, Maret 44 unit, April 17 unit, dan Mei 3 unit.

Sedangkan hingga akhir Juni atau sepanjang semster pertama tahun ini, FAW Indonesia membukukan penjualan ritel sebanyak 135 unit. Jumlah ini naik 14,4% atau bertambah 17 unit dibanding penjualan di periode sama tahun 2019 yang masih sebanyak 118 unit. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS