Mitsubishi Filipina akan Ekspor Pikap L300 Anyar ke Anggota ASEAN

Mitsubishi Filipina akan Ekspor Pikap L300 Anyar ke Anggota ASEAN
Peluncuran pikap Mitsubishi L300 versi anyar ke-200.000 di pabrik Mitsubishi Motors Filipina - dok.Istimewa via Autoindustriya

Santa Rosa, Motoris – Mitsubishi Motors Philippines Corporation (MMPC) dikabarkan segera mengekspor kendaraan niaga ringan – pikap Mitsubishi L300 – ke negara-negara lain di kawasan regional Asia Tenggara (ASEAN). Saat ini produksi pikap tersebut di pabrik MMPC yang berada di Santa Rosa, Laguna, telah mencapai 200.000 unit.

Seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Rabu (30/7/2020), kabar tentang rencana ekspor pikap L300 itu langsung diungkap oleh Chief Executive Officer (CEO) Takao Kato.

“Kami berkomitmen untuk terus menumbuhkan dan memperluas bisnis Mitsubishi Motors di Filipina. Kami sedang dalam proses menyelesaikan rencana untuk mengekspor L300 ke negara-negara ASEAN lainnya. Ini menjadikan kami satu-satunya produsen otomotif di Filipina yang mengekspor kendaraan. Kami akan bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan daya saing dan kualitas pabrik MMPC, sehingga kami dapat menjadikan L300 model tepercaya di ASEAN, “ papar Takao.

Hanya, hingga kini belum ada informasi yang rinci kapan ekspor dilakukan. Begitu pun dengan negara-negara di ASEAN yang bakal dituju untuk penjualan Mitsubishi L300 yang diprduksi di Filipina Tersebut.

Karyawan pabrik Mitsubishi Motors di Filipina, tempat pikap Mitsubishi L300 diproduksi – dok.Istimewa via Autoindustriya

Dua bulan lalu, tulis Autoindustrya, Nissan Motor – yang saat ini tercatat sebagai pemegang saham terbesar di Mitsubishi Motors dan sekaligus menjadi sekondan Mitsubishi di aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi – mengumumkan keinginannya untuk memproduksi pikap medium Nissan Navara dan SUV ladder frame Nissan Terra di pabrik MMPC di Santa Rosa, Laguna.

Karena Mitsubishi lebih fokus pada pengembangan di kawasan ASEAN, perusahaan memproyeksikan Filipina akan memiliki total volume penjualan 80.000 unit pada tahun fiskal 2022. Bahkan, Mitsubishi juga memproyeksikan peningkatan pangsa pasarnya di negara ini dari 16% menjadi 17,8% dalam dua tahun ke depan.

Sekadar catatan,  MMPC pada tahun 2018 telah menghentikan produksi Mitsubishi L300 karena tidak memenuhi standar emisi Euro 4. Padahal, pikap ini di negara itu menjadi salah satu tulang punggung penjualan MMPC. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS