Sepanjang Juli Toyota Jual 11.531 Mobil ke Konsumen, Avanza Terlaris
Ilustrasi, Festival Avanza-Veloz Sebangsa - dok.TAM

Sepanjang Juli Toyota Jual 11.531 Mobil ke Konsumen, Avanza Terlaris

Jakarta, Motoris – Pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diakui telah memberi dampak positif terhadap penjualan mobil, terbukti setelah Juni mengalami kenaikkan, Juli kembali menanjak. Penjualan ke konsumen sepanjang bulan Juli disebut naik sekitar 20% dibanding bulan Juni, yakni dari 29.860-an unit menjadi 36.000-an unit.

“Juli total penjualan ritel di angka 36.000-an unit atau naik kurang lebih 20% dibanding Juni. Walaupun di bading sebelum pandemi Covid-19 yang rata-rata 80.000 – 90.000-an unit per bulan, penjualan (ritel) Juli masih jauh di bawahnya,” papar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Namun, Jongkie mengaku tak hafal penjualan masing-masing merek yang ada. Meski dia tak menampik sebagian besar membukukan kenaikkan penjualan ke konsumen.

Sementara sumber Motoris di Toyota Indonesia menyebut, total penjualan ritel di bulan ketujuh yang dikantongi Toyota sebanyak 11.531 unit. Jumlah itu naik dibanding penjualan sepanjang Juni yang sebanyak 11.196 unit, bahkan melonjak dibanding penjualan di bulan Mei yang hanya 6.727 unit.

Ilutrasi, Toyota New Calya penjualannya sepanjang tahun 2019 berada di urutan kedua dalam daftar penjualan LCGC setelah Honda Brio Satya- dok.Motoris

“Untuk ritel di Juli yang terbanyak menyumbang angka penjualan masih Toyota Avanza dengan total 3.003 unit. Kemudian yang kedua Toyota Rush, 1.910 unit. Kemudian Calya sebanyak 1.800 unit, dan Kijang Innova sebanyak 1.775 unit,” papar dia saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/8/2020) petang.

Honda melonjak 62%
Seirama dengan Toyota, penjualan ritel Honda yang dipasarkan PT Honda Prospect Motor (HPM) selama Juli juga mencatatkan kenaikkan. Penjualan terbanyak Honda dibukukan oleh mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC).

“Meskipun secara total belum dapat menyamai penjualan tahun lalu, namun penjualan di bulan Juli kembali menjadi indikator positif setelah selama dua bulan berturut-turut menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan,” ungkap Business Innovation and Sales & Marketing Director, dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Sepanjang Juli, lanjut Billy, Honda mengoleksi angka penjualan 4.036 unit. Jumlah tersebut meningkat 62% dibanding penjualan selama Juni. “Kontribusi dari pembeli pertama di segmen LCGC dan mobil keluarga menjadi faktor penting terhadap peningkatan penjualan tersebut,” ucap dia.

Ilustrasi, LCGC Honda Brio Satya – dok.Motoris

Honda Brio Satya menjadi model dengan penjualan tertinggi dengan total 1.697 unit, kemudian Honda HR-V sebanyak 599 unit, Honda Brio RS 518 unit, dan Honda Jazz 434 unit. Kontributor lainnya adalah Honda Mobilio dengan penjualan 282 unit, Honda CR-V 246 unit, dan Honda BR-V yang sebanyak 112 unit.

Honda Civic hatchback dan sedan juga memberikan sumbangan, masing-masing sebanyak 61 unit dan 37 unit. Begitu pula dengan Honda City, Honda Odyssey, dan Honda Civuc Type R yang membukukan penjualan 21 unit, 5 unit, dan 4 unit. (Ril/Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This