Mitsubishi Dikabarkan Setop Ekspor Outlander PHEV dan Eclipse Cross ke Eropa

Mitsubishi Dikabarkan Setop Ekspor  Outlander PHEV dan Eclipse Cross ke Eropa
Ilustrasi, Mitsubishi Outlander PHEV - dok.Motoris

London, Motoris – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) disebut akan menyetop pengiriman Sport Utility Vehicle (SUV) mulai September nanti, setelah bulan lalu mengatakan akan menghentikan operasi di Eropa dan fokus ke Asia Tenggara. Pabrikan yang didirikan 22 April 1870 ini dikabarkan tengah menuju pembekuan pengenalan produk baru di benua tersebut.

Seperti dilaporkan laman Carscoops, Senin (10/8/2020) kabar itu terungkap dari pernyataan sumber terpercaya yang mengetahui rencana tersebut kepada Automotive New Europe, belum lama ini. Model SUV yang bakal tak digelontorkan lagi ke Eropa adalah, Mitsubishi Outlander PHEV, SUV kompak ASX, dan SUV coupe Eclipse Cross. J

“Padahal, jika ditotal ketiga SUV tersebut menghasilkan 64% dari total penjualan mobil penumpang Mitsubishi selama enam bulan pertama tahun 2020 ini yang berjumlah 53.242 unit,” tulis media tersebut mengutip sang sumber.

Namun, kata dia, untuk hatchback subkompak Space Star atau Mirage dan pikap Mitsubishi L200 ekspornya diperkirakan akan berlanjut hingga akhir tahun 2021. Jika kabar tersebut benar-benar akurat, maka keputusan tersebut berdampak besar kepada kelangsungan hidup Mitsubishi di Eropa, bukan sekadar diler lokal merek itu.

Mitsubishi Eclipse Cross di pasar Eropa – dok.Istimewa

“Tanpa SUV tidak ada bisnis. Diler tidak bisa bertahan dengan mobil kecil dan L200,” imbuh sang sumber.

Mitsubishi Eropa dikabarkan tidak senang atas keputusan penghentian produk baru untuk wilayah tersebut, karena Outlander PHEV selama ini mendapatkan subsidi untuk kendaraan rendah emisi di banyak negara di Eropa. Terlebih, dengan adanya kebijakan itu, maka diler mau tak mau harus menawarkan diskon besar.

Sumber tersebut menambahkan, Mitsubishi belum membahas kompensasi untuk diler dan importir setelah memberitahu mereka bahwa pabrikan akan menghentikan peluncuran model baru di Eropa, tiga hari setelah pengumuman itu dilakukan pada Juli. Sementara, Mitsubishi Eropa belum memberi komentar hingga berita itu diturunkan.

Mitsubishi Triton atau Mitsubishi L200 versi terbaru – dok.Istimewa

Penjualan di Inggris ambles
Dua media asal Inggris, yakni The Western Group dan The Fleet News, mengutip data yang dihimpun UK Society of Motor Manufacturers and Traders (UK-SMMT) melaporkan, sepanjang Januari – Juni atau semester pertama tahun ini, penualan mobil Mitsubishi di Inggris ambrol 51,88%. Total penjualan di enam bulan pertama itu hanya 4.708 unit.

Sedangkan di sepanjang tahun 2019 lalu – satu tahun penuh – penjualan di negeri itu ambles 23% dibanding penjualan tahun 2018. Totalnya, hanya 16.200 unit. Penyebab amblesnya penjualan ini salah satunya adalah dampak wabah virus corona (Covid-19).

Hatchback Mitsubishi Space Star atau Mirage yang disebut masih akan dipasarkan di Eropa hingga akhir tahun 2021 – dok.Istimewa via Startrescue.uk

Sebelumnya, di bulan Juli, MMC dalam laporan kuartalan menyatakan – di periode kuartal pertama tahun fiskal 2020/2021 atau sepanjang April – Juni 2020 membukukan rugi 176,16 miliar yen. Alhasil, kerugian operasional yang terjadi kuartal pertama 2020/2021 itu mencapai 53,34 miliar yen.

Padahal, di periode sama tahun fiskal 2019/2020 merek berlambang tiga berlian itu masih membukukan keuntungan senilai 3,86 miliar yen. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This