Penjualan Mobil ke Diler Sepanjang Juli, Toyota dan Suzuki Tertinggi

Penjualan Mobil ke Diler Sepanjang Juli, Toyota dan Suzuki Tertinggi
Ilustrasi, Suzuki XL7 - dok.PT SIS

Jakarta, Motoris – Meningkatnya penjualan mobil ke diler (wholesales) sepanjang Juni terus berlanjut hingga Juli. Pada bulan ketujuh ini, jumlah wholesales bahkan melonjak hingga 100,3% yakni menjadi 25.283 unit dari bulan sebelumnya yang sebanyak 12.623 unit.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, selama bulan Juli itu penjualan ke diler yang dicatatkan oleh kelompok lima besar (the big five) – yakni Toyota, Daihatsu, Suzuki, Honda, dan Mitsubishi – serempak naik. Posisi tertinggi dalam penjualan ditempati Toyota dan Suzuki.

Toyota membukukan penjualan sebanyak 7.332 unit. Suzuki 6.369 unit, kemudian Mitsubishi 4.690 unit. Sementara Honda di urutan berikutnya dengan 2.016 unit.

Daihatsu yang mencatatkan total wholesales sebanyak 1.553 unit bertengger di urutan kelima. Jumlah yang dibukukan Daihatsu ini hampir lima kali lipat dibanding bulan sebelumnya yang hanya 331 unit.

Toyota Rush versi terbaru – dok.Istimewa

Ketua I Gakindo, Jongkie Sugiarto yang dihubungi di Jakarta, Kamis (13/8/2020) mengatakan, meningkatnya distribusi mobil ke diler tak lepas dari mulai kendurnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Karena sejak April sampai Mei, kan banyak diler yang tutup karena PSBB. Orang juga tidak banyak berkegiatan di luar rumah. Selain itu, permintaan konsumen (ritel) juga naik. Meskipun dibanding tahun lalu, sebelum Covid-19, penjualan wholesales maupun ritel masih jauh menurun,” ungkap dia.

Faktanya, sepanjang Juli tahun 2019 lalu, wholesales yang dibukukan semua merek mobil anggota Gaikindo mencapai 89.254 unit. Sehingga, jika dibandingkan, jumlah wholesales selama Juli tahun ini masih ambrol sebesar 71,5%.

Bahkan jika dibanding Januari yang sebanyak 80.435 unit dan Februari 79.644 unit, wholesales di Juli itu masih jauh di bawahnya. “Ya karena selain faktor ekonomi kita yang menurun (data Badan Pusat Statistik menunjukkan kuartal I hanya tumbuh 2,97% dan kuartal II -5,32%), juga ada Covid-19,” ucap Jongkie.

Ilustrasi, Mitsubishi Xpander Cross – dok.MMKSI

Namun, jika dibanding bulan Juni dan Mei, kinerja wholesales sepanjang Juli tahun masih mending. Sebab, di dua bulan tersebut wholesales yang dibukukan masing-masing bulan tersebut longsor 90% dan 95%.

Total penjualan ke diler di rentang Januari – Juli tahun ini 286.215 unit. Jumlah itu masih jauh di bawah penjualan di periode sama tahun 2019 yang sebanyak 570.331 unit. “Penjualan sepanjang Juli memang naik, dan kami harapkan terus terjadi sampai dengan akhir tahun, walaupun masih sangat berat (tantangan untuk mencapainya),” imbuh Jongkie. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This