Cara Cina Pacu Penjualan Mobil, Pameran di Wuhan Kembali Digelar

Cara Cina Pacu Penjualan Mobil, Pameran di Wuhan Kembali Digelar
Pengunjung pmaeran mobil di Wuhan, Cina - dok.Xinhuanet

Wuhan, Motoris – Kota Wuhan di Provinsi Hubei, Cina, merupakan kota yang pertama kali menghadapi wabah virus Corona (Covid-19) pada akhir tahun 2019. Namun, kini, di kota yang berada di bagian tengah Negeri Panda tersebut, upaya untuk menggenjot kembali penjualan mobil yang sempat ambruk akibat pandemi virus yang mematikan itu dilakukan.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, Jumat (14/8/2020), Asosiasi Diler Mobil Wuhan, sejak Kamis (23/8/2020) lalu telah menggelar 18th Central China International Auto Show. Pameran ini, diharapkan dihadiri secara langsung 100.000 orang pengunjung.

“Pameran ini merupakan pameran terbesar pertama yang digelar di Wuhan, sejak kota itu didera wabah virus corona,” tulis kantor berita tersebut.

Sementara, Sekretaris Jenderal Asosiasi Diler Mobil Wuhan, Wang Zhi mengaku hajatan yang digelar di tengah situasi yang masih diliputi rasa was-was akibat pandemic itu mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. “Hari pertama gelaran berlangsung melebihi harapan kami. Ini adalah sinyal yang sangat positif bagi perekonomian dan industri mobil Wuhan,” kata dia.

Pengunjung pameran mobil di Wuhan, Hubei, Cina – dok.Xinhuanet

Lebih dari 60 merek mobil, termasuk BMW dan Mercedes-Benz, memamerkan berbagai model di perhelatan itu. Bahkan sejumlah merek menawarkan skema subsidi dan kemudahan pembelian kepada pekerja medis, relawan, dan lainnya yang telah berada di garis depan dalam memerangi Covid-19. “Bahkan ada tawaran diskon hingga 20.000 yuan,” ujar Wang.

Penyelenggara tetap mnera[kan protokol kesehatan di hajatan tersebut. Area isolasi medis disiapkan untuk keadaan darurat. Pengunjung diatur untuk memasuki ruang pameran pada waktu yang berbeda.

Selama Juli, seperti dilaporkan Reuters, penjualan mobil di Cina naik 16,4% dibanding bulan yang sama tahu lalu. Total mobil yang laku selama bulan itu, 2,11 juta unit.

Meski begitu, China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) menyebut penjualan tahun ini diperkirakan belum bisa melampaui angka penjualan tahun lalu sebanyak 12,37 juta unit. Maklum, penjualan di negara dengan jumlah penduduk terbanyak sejagat itu, dalam empat bulan pertama ambrol karena pasar yang didera wabah virus corona.

Ilustrasi, mobil buatan Great Wall Motor yang dipamerkan di pameran otomotif Chengdu, Sichuan, beberapa waktu lalu sebelum wabah virus Corona menerpa Cina – dok.China Daily

Asosiasi memprediksi penjualan mobil baru sepanjang tahun 2020 ini bakal ambles 10% Tetapi, jika gelombang kedua virus corona kembali menerjang, penjualan disebut bisa ambrol hingga 20%. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This