Sempat Unggul, Ekspor Mobil RI ke Vietnam Tertinggal Thailand

Sempat Unggul, Ekspor Mobil RI ke Vietnam Tertinggal Thailand
Ilustrasi Ekspor Toyota Kijang Innova - dok.Istimewa

Hanoi, Motoris – Ekspor mobil secara utuh (CBU) Indonesia ke Vietnam sepanjang Maret lalu tercatat sebanyak 6.914 unit dan Thailand 4.013 unit, artinya Indonesia lebih unggul. Namun, jika dilihat secara kumulatif sepanjang Januari – Juli, jumlah mobil CBU yang dikirim Indonesia ke Negeri Paman Ho itu masih jauh tertinggal Thailand.

Seperti dilaporkan laman Vietnam Express, Minggu (16/8/2020), data Departemen Bea Cukai Vietnam (GDVC) menunjukkan, sepanjang tujuh bulan pertama itu impor mobil utuh Vietnam tercatat sebanyak 44.973 unit. Jumlah ini menyusut 47,5% dibanding impor mobil CBU periode sama tahun 2019.

Dari jumlah tersebut, 80% lebih berasal dari Thailand dan Indonesia. Rinciannya, dari Thailand sebanyak 19.944 unit dan dari Indonesia 17.723 unit.

Impor mobil negara ini disebut kembali meningkat 34% pada Juli, yakni menjadi 4.760 unit dengan nilai US$ 107,7 juta. Sejatinya, tren impor mobil Vietnam terus menurun sejak awal tahun ini, dan penurunan semakin besar setelah wabah virus corona mendera.

Ilustrasi, ekspor Mitsubishi Xpander – dok.Kompas.com

GDVC mencatat, selama Januari hingga Maret, jumlah kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang diimpor Negeri Paman Ho hanya sebanyak 26.637 unit. Jumlah itu ambles 32,6% dibanding periode sama tahun 2019.

“Dari jumlah itu 20.601 unit merupakan mobil penumpang, turun 24,2% dibanding kuartal pertama 2019. Sedangkan truk dan truk ringan sebanyak 5.412 unit atau anjlok 52,7%,” sebut departemen itu.

Sedangkan sepanjang tahun ini, penjualan mobil di negara itu diramal hanya 131.200 unit. Jumah itu turun 28% dibanding penjualan tahun 2019. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This