Penjualan Mobil Dunia di Januari – Juli, Cina Terbesar dan India Terambyar

Penjualan Mobil Dunia di Januari – Juli, Cina Terbesar dan India Terambyar
Ilustrasi, mobil buatan Great Wall Motor yang dipamerkan di pameran otomotif Chengdu, Sichuan, beberapa waktu lalu sebelum wabah virus Corona menerpa Cina - dok.China Daily

Eisenach, Motoris – Penjualan kendaraan penumpang (mobil) di dunia sepanjang Januari – Juli tahun ini masih belum semoncer tahun lalu, bahkan masih melorot. Data yang dihimpun Asosiasi Industri Otomotif yang berbasis di Eisenach, Jerman – VDA – menunjukkan, penjualan di sejumlah pasar utama dunia masih ambles.

Seperti dilaporkan laman Best Selling Cars, Kamis (20/8/2020) kemarin, data VDA menyebut di tujuh bulan pertama itu penjualan mobil di Cina, Jepang, dan Amerika Serikat masih merosot hingga seperlima dibanding penjualan sepanjang rentang waktu yang sama tahun 2019. Sedangkan di Eropa dan India menyusut hingga sepertiga.

“Namun, dari penjualan di semua pasar utama dunia itu, kinerja penjualan di Cina merupakan kinerja yang terbaik, meski mengalami kontraksi minus 18,5%,” bunyi laporan asosiasi itu.

Ilusrasi, proses produksi mobil Honda di Cina – dok.Nikkei Asian Review

Penjualan di Negeri Tirai Bambu itu tercatat sebanyak 9.343.000 unit di periode Januari hingga Juli. Jumlah penjualan ini juga menjadi yang terbanyak di dunia. Sedangkan terbanyak kedua dibukukan oleh Amerika Serikat dengan total 7.656.600 unit, meski turun 21,9% dibanding kurun waktu yang sama tahun lalu.

Sementara penjualan terbanyak ketiga, dibukukan oleh pasar di wilayah Eropa Barat (terdiri dari 14 negara Uni Eropa, wilayah perdagangan bebas Eropa atau EFTA, serta Inggris) dengan total 5.756.200 unit. Jumlah ini ambrol 35% dibanding tujuh bulan pertama 2019.

Sedangkan di Jepang, pada kurun waktu yang sama penjualan mobil tercatat sebanyak 2.156.800 unit. Jumlah ini ambles 19,1% dibanding tahun lalu.

Ilustrasi, Suzuki Ignis versi facelift saat diluncurkan di India di Auto Expo 2020 – dok.91wheels

Adapun penurunan paling parah terjadi di India. Penjualan mobil selama Januari hingga Juli di Negeri Sari itu hanya 928.800 unit, atau ambrol hingga 43,1% dibanding penjualan selama rentang waktu yang sama tahun 2019. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This